BPS Purwakarta Data Sektoral Dipacu, Dorong Kualitas Layanan Publik

AKURAT JABAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purwakarta terus berupaya meningkatkan dan menjamin kualitas data sektoral. BPS juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Untuk mencapai tujuan ini, BPS menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pembinaan Statistik Sektoral dan Standar Pelayanan Publik Kabupaten Purwakarta."
Acara berlangsung di Rumah Makan SHSD, Ciganea, pada Senin, 15 Desember 2025. FGD ini melibatkan berbagai pihak.
Peserta yang hadir meliputi penanggung jawab data pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), media massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta mahasiswa, semuanya bertindak sebagai pengguna data dan pemberi masukan.
Standardisasi Data Kunci Perencanaan Kebijakan
Kepala BPS Kabupaten Purwakarta, Irna Afrianti, S.Si., M.E., menjelaskan bahwa FGD kali ini memiliki dua fokus utama. Fokus pertama adalah memberikan sosialisasi dan pembinaan mengenai statistik sektoral.
Tujuannya agar BPS Purwakarta Data Sektoral yang dihasilkan OPD menjadi lebih terstandarisasi, terpercaya, dan siap pakai.
"Tidak semua OPD memiliki ahli statistik atau pemahaman yang baik mengenai proses statistik. Oleh karena itu, pembinaan ini menjadi penting," ujar Irna Afrianti.
Baca Juga: Indeks Desa 2025: Kabupaten Purwakarta Wujudkan Pembangunan Desa Berbasis Data
"Ini memastikan mereka dapat melakukan kompilasi produk administrasi dan memanfaatkan data yang mereka kumpulkan dengan optimal," sambungnya.
Ia menambahkan, BPS mengadakan FGD setiap tahun untuk melakukan penilaian. Penilaian ini kemudian menjadi ukuran kinerja dan dasar peningkatan Indeks Pembangunan Statistik (IPS).
"Jika indeks pembangunan statistik masih rendah, berarti kita perlu melakukan perbaikan lebih lanjut. Dengan demikian, masukan dari semua pihak sangat berharga," ungkapnya.
BPS Harap Masukan dari Media dan Masyarakat
Fokus kedua kegiatan ini adalah mendapatkan masukan dari berbagai pihak mengenai pelayanan yang BPS berikan. Sebagai lembaga penghasil data, BPS menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk konsultasi.
Masukan dari masyarakat, OPD, mahasiswa, dan media massa diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sesuai harapan pengguna.
"Media massa berperan penting sebagai pemberi informasi kepada masyarakat. Karena itu, kita ingin mengetahui harapan mereka terhadap akurasi dan objektivitas data yang BPS sebarkan," tambahnya.
Baca Juga: Sinergi SPPG dan Diskominfo Purwakarta, Perkuat Layanan Pengaduan Pelaksanaan Program MBG
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Purwakarta juga menyampaikan pesan mengenai Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan bahwa sensus ini tidak memiliki kaitan apapun dengan pajak maupun bantuan pemerintah.
Sensus ini bertujuan untuk melihat kondisi perkembangan dan pertumbuhan perekonomian di Indonesia.
"Kami berharap masyarakat dapat memberikan data yang sebenar-benarnya agar hasil sensus dapat mencerminkan kondisi yang sebenarnya," tutupnya.
Baca Juga: Demi Peningkatan Layanan: Pemda Jabar Kuatkan Pengamanan Aset Daerah, Gandeng KPK dan BPN
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





