Gubernur Jabar Inisiasi Forum Dialog Terbuka, Mahasiswa Apresiasi Ruang Aspirasi

AKURAT JABAR - Mahasiswa se-Jawa Barat memberikan apresiasi atas digelarnya Dialog Terbuka antara mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat.
Dialog terbuka yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi mulyadi ini melibatkan berbagai elemen mahasiswa dan pemerintah, termasuk Gubernur Jabar, DPRD Jabar, Kapolda Jabar serta unsur TNI.
Salah seorang mahasiswa Program Studi Administrasi Negara yang ada di salah satu Perguruan Tinggi di Tasikmalaya bernama Nitna Aprini mengatakan, bahwa dengan diadakannya dialog tersebut para mahasiswa akhirnya dapat mengkritik serta memberikan aspirasi terhadap para pemangku negara.
“Ini adalah suatu tindakan yang sangat patut diapresiasi. Kita mengkoreksi atau mengkritik kinerja DPRD, tapi Gubernur turun tangan langsung untuk membantu suara-suara kita,” terang Aprini, saat berada di Aula Timur Gedung Sate Rabu (3/9/2025).
Forum dialog semacam ini menjadi harapan Aprini, agar seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat dapat menerapkan hal serupa. Sehingga, lanjutnya - baik mahasiswa ataupun masyarakat dapat mendapatkan informasi serta mampu memahami segala permasalahan yang ada di tingkat pemangku kebijakan.
“Harapannya bisa diterapkan di semua daerah. Harapan-harapan kami mahasiswa lebih sering didengar seperti ini. Kita buka forum-forum umum yang dapat menampung suara-suara mahasiswa atau mungkin suara-suara masyarakat,” ujar Aprini.
Baca Juga: Tanggapi Aspirasi Mahasiswa, DPR Siap Tindaklanjuti Tuntutan 17+8 yang Jadi Sorotan Publik
“Andai kata ini diterapkan sebelum kita mengalami ledakan-ledakan demonstrasi yang akhirnya anarkis, mungkin ini akan berakhir lebih baik. Andai kata suara-suara mahasiswa didengar lebih awal mungkin tidak harus terjadi korban lebih banyak seperti kemarin,” tuturnya.
Sementara, hal yang sama juga diungkapkan oleh mahasiswa asal Al Ghifari, Sandi. Ia mengatakan, bahwa para mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada para pemangku kepentingan melalui forum dialog terbuka tersebut.
Sandi juga berharap, agar para aparat keamanan mampu melakukan evaluasi secara menyeluruh dalam upaya membenahi institusi agar lebih baik lagi, baik dalam menyikapi aksi demonstrasi, maupun saat menghadapi para mahasiswa saat menyuarakan aspirasinya.
“Kami ingin berpendapat lebih bebas. Kita punya ruang yang lebih terbuka dan aparat keamanan lebih baik lagi dalam menyikapi kami ketika berpendapat,” pungkas Sandi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





