Jabar

Gubernur KDM Kunjungi Unisba Pasca Insiden Gas Air Mata, Siap Fasilitasi Dialog Mahasiswa dan DPRD Jabar

| 3 September 2025, 11:23 WIB
Gubernur KDM Kunjungi Unisba Pasca Insiden Gas Air Mata, Siap Fasilitasi Dialog Mahasiswa dan DPRD Jabar

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengunjungi kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) setelah adanya insiden penembakan gas air mata di sekitar kampus Unisba dan Universitas Pasundan (Unpas) di Jalan Taman Sari, Bandung, pada Senin (1/9/2025) malam.

KDM mengunjungi langsung kampus tersebut dengan hanya seorang diri dan bertemu Rektor Unisba Harits Nu man dan Presiden Mahasiswa Unisba Kamal Rahmatullah beserta jajaran pengurus BEM, pada Selasa (2/9/2025).

"Hari ini kita bertemu ya, kemudian bertanya apa yang terjadi dan tadi saya sudah mendapat penjelasan secara konprehensif dari teman-teman presiden mahasiswa dan kemudian dari Pak Rektor," ujarnya.

Baca Juga: Pesan KH. Miftah Faridl di Tengah Memanasnya Unjuk Rasa: Perbaiki Akhlak dan Kebijakan Ekonomi, Perusakan Bukan Solusi

Belakangan ini, aksi demonstrasi yang dilakukan dianggap KDM telah berpotensi disusupi oleh para pihak yang bukan bagian dari kalangan mahasiswa ataupun perguruan tinggi, sehingga aspirasi yang disampaikan seringkali tidak substansial bahkan melenceng dari tujuannya.

"Yang tidak ada kaitannya dengan tuntutan, sehingga sering terjadi chaos ketika pelaksanaan kegiatan," ungkap KDM.

Ia menyebut bahwa aksi yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa yang menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat telah kembali ke kampus sekira pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Gelombang Aksi Meningkat, Kepala Daerah Diminta Fokus Ciptakan Stabilitas Sosial

Unjuk rasa yang dilakukan pun berjalan damai tanpa adanya gesekan ataupun keributan. Akan tetapi, gesekan justru terjadi di luar kampus akibat adanya dugaan pengadangan oleh kelompok tidak dikenal.

"Kita tidak bisa menjelaskan mana karena saya kan bukan penyidik yang bisa mengidentifikasi. Tetapi kemudian terjadilah konflik di jalan dan konflik di jalan itu segala kemungkinan akan terjadi karena waktunya malam hari, kemudian kedua belah pihak sama-sama sudah lelah sampai malam," tutur KDM.

Untuk itu, ia telah berencana untuk memfasilitasi dialog antara unsur mahasiswa, bersama Pemprov Jabar, dan DPRD Jabar sebagai tindak lanjut dari penyampaian aspirasi secara damai dan efektif.

Baca Juga: Aksi Besar di Purwakarta: HMI, BEM, dan Elemen Rakyat Desak DPRD Wujudkan Keadilan Sosial

"Nanti pimpinan DPRD, para ketua fraksinya hadir dan saya minta seluruh mahasiswanya serentak untuk hadir menyampaikan pendapat dan murni kalangan mahasiswa," jelasnya.

Gubernur KDM sendiri menilai, bahwa format dialog seperti itu, sedikitnya dapat meminimalisir resiko adanya penyusupan dari pihak luar. 

"Sehingga pada waktu dialog tidak lagi ada orang yang ngelempar bom molotov, tidak ada lagi orang yang melempar petasan atau kembang api yang justru bertentangan dengan prinsip semangat dialog itu," tegasnya.

Baca Juga: Aksi Demonstrasi di DPRD Jabar Bakar Sejumlah Kendaraan dan Rumah Makan, Gubernur KDM Siap Bantu Korban

KDM juga menyampaikan, hasil koordinasi yang dilakukannyq dengan Kapolda Jabar terkait kejadian tersebut, Kapolda mengungkapkan bahwa pihaknya waktu itu tengah melakukan patroli gabungan antara TNI dan Polri. Penembakan gas air mata terjadi akibat adanya pihak yang melempari petugas dengan bom molotov.

 "Karena dilempari bom molotov, tentu ada tindakan pembubaran agar jalan kembali bisa digunakan," terangnya.

Gubernur KDM juga menegaskan, bahwa dirinya telah menyampaikan informasi dari kedua belah pihak, baik versi mahasiswa maupun pihak aparat kepolisian. 

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas Daerah dan Hindari Tindakan Anarkis

"Saya menyampaikan penjelasan kedua-duanya. Itu yang penting saya tetap beritikad yang baik agar ini segera selesai masalahnya, seluruh tuntutan bisa terakomodasi dengan baik. Saya membuka ruang dialog," tandas Kang Dedi Mulyadi.

Selain mengunjungi dan bertemu secara langsung dengan mahasiswa di Unisba, rencananya Gubernur KDM juga menggelar pertemuan dengan para rektor di Gedung Sate pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Isak Tangis di Rumah Duka, Presiden Prabowo Sampaikan Bela Sungkawa dan Janji Beri Bantuan Keluarga Affan Kurniawan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.