Jabar

Aksi Demonstrasi di DPRD Jabar Bakar Sejumlah Kendaraan dan Rumah Makan, Gubernur KDM Siap Bantu Korban

| 31 Agustus 2025, 20:44 WIB
Aksi Demonstrasi di DPRD Jabar Bakar Sejumlah Kendaraan dan Rumah Makan, Gubernur KDM Siap Bantu Korban

AKURAT JABAR - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan memberikan bantuan berupa penggantian 10 unit sepeda motor serta bantuan pembangunan rumah makan imbas dibakar dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, pada Jumat (29/8/2025) malam.

Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM dalam postingan di akun media sosial Instagram pribadinya, pada Minggu (31/8/2025).

“Kami menyiapkan bantuan untuk membeli 10 unit sepeda motor baru, begitu juga rumah makan yang dibakar akan kami support untuk segera dibangun kembali,” ujar KDM, di Kota Bandung, pada Minggu (31/8/2025).

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Jaga Kondusivitas Daerah dan Hindari Tindakan Anarkis

Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa yang berlangsung tersebut. Massa aksi tidak hanya melakukan pembakaran rumah, namun juga fasilitas umum dan mobil.

Aksi tersebut digelar oleh berbagai elemen masyarakat sebagai rasa solidaritas untuk Almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas setelah ditabrak dan digilas oleh kendaraan taktis Brimob saat aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

KDM juga mengatakan akan menjamin karyawan yang sementara waktu tidak dapat bekerja karena rumah makan tersebut belum bisa beroperasi.

“Saya tidak mau ada rakyat yang makin susah. Aksi ini kan mengekspresikan kekecewaan karena rakyat belum mendapatkan keadilan, tetapi di sisi lain juga tidak boleh berbuat tidak adil bagi orang lain,” tuturnya.

Baca Juga: Isak Tangis di Rumah Duka, Presiden Prabowo Sampaikan Bela Sungkawa dan Janji Beri Bantuan Keluarga Affan Kurniawan

Berniat Membuat Kerusuhan 

KDM pun mengungkapkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum tidak boleh dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang telah berniat membuat kerusuhan. Ia juga mengaku bahwa dirinya telah berkomunikasi ketika kejadian dari malam hingga Sabtu pagi.

Gubernur menilai, sebagian dari mereka yang ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut memang ada yang tidak faham, atau hanya sebatas ikut-ikutan, akan tapi ada pula yang sengaja mempersiapkan untuk rusuh.

“Namun pada akhirnya mereka yang mempersiapkan untuk rusuh itu hilang menjelang pagi. Mereka sudah terlatih dan terorganisir sehingga yang menjadi korban adalah yang tidak tahu apa-apa, seperti yang sungguh-sungguh berdemonstrasi, yang menjadi garda terdepan, atau juga pengendara motor,” kata KDM.

Baca Juga: HMI Cabang Purwakarta Kecam Tindakan Oknum Brimob & DPR RI, Layangkan 7 Tuntutan Tegas

Oleh karena itu, KDM menegaskan, bagi siapa saja yang melakukan aksi anarkis di Jabar, dirinya akan bersikap tegas karena hal itu akan merugikan orang lain.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh warga Jawa Barat agar tetap menjaga keharmonisan serta kebersamaan di tengah semakin memanasnya aksi solidaritas yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga: Demonstrasi Kenaikan Tunjangan DPR Ricuh, Inisiator Aksi Revolusi Rakyat Indonesia Tidak Jelas

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.