Jabar

Bupati Om Zein Resmikan SPPG di Desa Nangerang, Wujud Nyata Menuju Generasi Emas Purwakarta

| 7 Oktober 2025, 14:49 WIB
Bupati Om Zein Resmikan SPPG di Desa Nangerang, Wujud Nyata Menuju Generasi Emas Purwakarta

AKURAT JABAR - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein, bersama Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Sri Puji Utami meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Nangerang, Kecamatan Wanayasa, Senin (6/10/2025).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini menjadi sebuah investasi yang sangat berharga dalam upaya mencetak generasi emas. Program ini juga bertujuan untuk merajut masa depan gemilang bagi masyarakat Purwakarta.

Dalam sambutannya, Om Zein menyoroti pentingnya pelaksanaan program MBG secara optimal, terutama yang berkaitan dengan permasalahan teknis di lapangan.

Baca Juga: Sinergi SPPG dan Diskominfo Purwakarta, Perkuat Layanan Pengaduan Pelaksanaan Program MBG

"Program MBG ini adalah program yang sangat luar biasa, oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara luar biasa pula. Aspek teknis harus dijaga dengan seksama," tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa SPPG di Desa Nangerang adalah SPPG ketiga di wilayah Kecamatan Wanayasa yang telah memenuhi standar higienis.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta akan berkomitmen dalam upaya meningkatkan standar tersebut, termasuk melalui uji laboratorium dan uji mutu air. Hasil uji lab tersebut nantinya akan diumumkan secara transparan kepada publik.

Baca Juga: Gelar Pelatihan Kebersihan Makanan Bagi Ratusan Relawan Dapur SPPG, Om Zein: Optimis Program MBG di Purwakarta Berjalan Optimal

"Kami telah melibatkan ahli kesehatan profesional yang aktif di setiap SPPG. Sebanyak 600 penjamah pangan telah dilatih selama dua hari, dan kami juga telah berkoordinasi dengan ahli gizi serta ketua SPPG untuk meminimalisir risiko," terangnya.

Lebih lanjut, Om Zein menegaskan bahwa seluruh SPPG harus mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) agar program tersebut berjalan sebaik mungkin.

Untuk keberlangsungan program tersebut, Ia pun mengatakan bahwa pihaknya telah melibatkan berbagai pihak, termasuk dari Dinas Kesehatan, kecamatan, hingga tingkat desa.

Baca Juga: Bupati Om Zein Kumpulkan Kepala Sekolah dan Ahli Gizi Usai Ditemukannya Menu MBG Basi di Salah Satu Sekolah di Purwakarta

Adapun terkait dengan proses pemasakan, Bupati menjelaskan bahwa proses pemasakan menu MBG tersebut akan diatur waktunya oleh ahli gizi. Hal ini penting dilakukan guna memastikan agar makanan tetap segar dan bergizi saat dikonsumsi. 

"Tidak boleh ada lagi yang memasak terlalu sore. Waktu antara memasak, mengantar, dan memakan harus sedekat mungkin," kata Om Zein menegaskan.

Hingga saat ini, telah tercatat ada sebanyak 108 titik SPPG yang dinyatakan sesuai dengan jumlah penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 SPPG telah beroperasi, dan terus bertambah hingga berjumlah sekitar 40 SPPG.

Baca Juga: Purwakarta Gelar Pelatihan Hygiene Sanitasi, Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Dengan diresmikannya SPPG di Desa Nangerang tersebut, Purwakarta tengah menabur benih harapan untuk mewujudkan masa depan yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.

Langkah tersebut merupakan bukti nyata bahwa Kabupaten Purwakarta terus menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan generasi emas yang siap bersinar, baik di panggung nasional maupun internasional.

Baca Juga: BGN Bantah Kematian Siswa SMK di Bandung Barat Akibat Santap Menu Makan Bergizi Gratis

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.