Jabar

Gebyar PKH Satu Desa Satu Sarjana: Putus Rantai Kemiskinan di Purwakarta Lewat Pendidikan

| 25 September 2025, 21:28 WIB
Gebyar PKH Satu Desa Satu Sarjana: Putus Rantai Kemiskinan di Purwakarta Lewat Pendidikan

AKURAT JABAR - Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta terus menunjukkan komitmennya dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein menyoroti pentingnya mengubah paradigma masyarakat terkait kemiskinan. Ia menilai bahwa kondisi tersebut merupakan akibat dari sebab yang ditanam.

Hal tersebut ditegaskan Om Zein saat menghadiri Gebyar Program Keluarga Harapan (PKH) dengan tema "Satu Desa Satu Sarjana Meretas Asa, Meraih Mimpi dan Memutus Rantai Kemiskinan" yang digelar di Aula Yudhistira pada Rabu (24/9/2025).

Baca Juga: Pengangguran di Purwakarta Capai 38 Orang, Bupati Om Zein Pacu Rekrutmen Tenaga Kerja di PT HIM dan Sektor Lainnya

"Kita harus berupaya menghasilkan uang dengan berusaha dalam berbagai bidang. Kebiasaan masyarakat yang menghabiskan modal usaha untuk menyekolahkan anak harus diubah. Pendidikan anak harus menjadi investasi yang meningkatkan perekonomian keluarga," ucap Om Zein dalam sambutannya.

Bupati juga mengungkapkan rasa bahagia serta menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan kontribusinya dalam upaya mewujudkan Purwakarta istimewa.

Selain itu, Om Zein juga menyampaikan pesan kepada para mahasiswa agar setelah lulus kuliah, mereka dapat mengembangkan usaha orang tua yang awalnya kecil menjadi lebih besar, sebagai implementasi dari ilmu manajemen ekonomi yang diperolehnya

Baca Juga: Sebanyak 13 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di Jawa Barat, Perluas Akses Pendidikan bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Ia berharap agar seluruh generasi muda Purwakarta tidak kehilangan jati dirinya, serta mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, memberikan apresiasi terhadap program PKH Kabupaten Purwakarta. 

Herman menilai, program "Satu Desa Satu Sarjana" tersebut sangatlah bagus, sebab program tersebut tidak hanya membantu keluarga untuk keluar dari garis kemiskinan, namun juga dapat melahirkan generasi muda yang berpendidikan tinggi.

Baca Juga: Bupati Om Zein Hadiri Pelantikan DPC ABPEDNAS Kabupaten Purwakarta: Bangun Kapasitas SDM, Kunci Pembangunan Desa

"Targetnya 250 sarjana, sementara jumlah desa hanya 183. Artinya, satu desa bisa memiliki lebih dari satu sarjana," ujar Sekda.

"Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat mengapresiasi program ini dan sedang mempertimbangkan untuk mereplikasi ke kabupaten/kota lainnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Herman juga menambahkan bahwa program tersebut sangat penting untuk memutus rantai kemiskinan. Melalui pendidikan yang baik, diharapkan anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dapat memiliki kehidupan yang lebih baik dari orang tuanya.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Purwakarta Gelar Rapat Koordinasi Pengentasan Anak Tidak Sekolah, Dukung Program Wajar 13 Tahun

Ia juga menyebut bahwa program Sekolah Rakyat rencananya akan disinergikan dengan program "Satu Desa Satu Sarjana" dalam rangka untuk mencapai tujuan yang sama.

"Jawa Barat memiliki angka kemiskinan 7,02 persen, dan kami akan terus berupaya menurunkannya hingga menjadi yang terendah di Indonesia pada tahun 2029," tegas Herman.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PKH dengan sejumlah lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Purwakarta juga dilakukan dalam rangkaian acara tersebut.

Baca Juga: Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Unggul, STAI DR KH EZ Muttaqien Purwakarta Kukuhkan 147 Lulusan

Adapun lembaga pendidikan tersebut yakni Unismu, UPI Purwakarta, Universitas Karta Mulya, STT Wastukancana, Politeknik Jatiluhur, Politeknik Bakti Asih Purwakarta, STIE Wikara, STIKES Holistik, STIKES Evarina Etaham, dan Rumah Tahfiz Quran.

Sementara, Korkab II SDM PKH Kabupaten Purwakarta Agus berharap, kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergitas antara Pemda Purwakarta, Pemrov Jabar serta para pendamping PKH, dalam upaya mengatasi kemiskinan di Kabupaten Purwakarta.

Ia juga berharap, ke depan - melalui kerjasama yang dilakukan dengan berbagai pihak, serta seluruh kampus yang ada di Purwakarta dapat ikut andil secara bersama-sama dalam mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Baca Juga: Sekda Herman Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Dinsos Jabar, Kenalkan Kurikulum Khas Gapura Panca Waluya

"Saya sebagai koordinator sangat mengapresiasi atas kehadiran Sekda Jawa Barat dan juga apresiasi kepada Bupati Purwakarta Om Zein serta kepada semua stakeholder yang mendukung kegiatan ini," ujarnya.

"Kegiatan ini bukan hanya sementara saja tapi ini merupakan etalase dari semua kegiatan rangkaian kegiatan pendamping PKH yang dari tahun ke tahun terus mengupayakan membawa masyarakat Purwakarta menuju sejahtera," pungkas Agus.

Baca Juga: Hardiknas 2025 Tingkat Jabar, Sekda Herman: Momentum Wujudkan Generasi Muda Berkarakter Gapura Panca Waluya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.