Menko Pangan: Pengoplos Beras Adalah Penipu Rakyat! Pemerintah Siap Tindak Tegas

AKURAT JABAR - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, bahwa praktik pengoplosan beras merupakan bentuk penipuan terhadap rakyat.
Ia mengingatkan, pentingnya kejujuran dalam menjual barang harus sesuai dengan isi produk yang didagangkan.
"Kan kita nggak boleh dong membohongi rakyat, jadi kalau jualan A, ya A. Kalau B, ya B," ujar Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas, saat memberikan keterangan kepada wartawan, pada Sabtu (19/7/2025).
Baca Juga: Ditunjuk Presiden Jadi Ketua Satgas Kopdes Merah Putih, Zulhas: Siap Kembangkan Ekonomi Desa
Menurutnya, mencampur atau mengurangi timbangan adalah pelanggaran berat. Bahkan, dalam ajaran agama, perbuatan itu sangat dikecam.
Ia menyatakan bahwa praktik mencampur beras atau mengurangi takaran merupakan bentuk pelanggaran serius yang tidak boleh dinormalisasi.
Ia mengingatkankan, agar praktik seperti itu tidak boleh dinormalisasi. Untuk itu, ia meminta agar para pelaku ditindak berubah sanksi tegas.
Menurutnya, integritas dalam rantai distribusi pangan sangat penting untuk memberikan jaminan terhadap kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, Pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang melanggar.
Berkenaan dengan temuan beras oplosan, Menko Pangan meminta masyarakat agar bersikap tenang dan tidak panik. Ia meyakinkan bahwa pemerintah akan bertindak cepat dan tegas terhadap para pelaku.
Ia meminta masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengawasi peredaran beras oplosan tersebut agar praktik-praktik kecurangan seperti itu dapat segera dihentikan.
Baca Juga: Zulhas: Modal Awal Kopdes Merah Putih Sebesar 3 Miliar, Tidak Ada Pembagian Uang Gratis!
"Masyarakat tak usah khawatir, ya karena kasus beras oplosan. Kalau ada apapun, beri informasi pasti kita akan tindak keras," ucap Zulhas.
Pemerintah sendiri, sambung Zulhas - saat ini tengah melakukan berbagai upaya serius. Ia mengaku pihaknya akan terus memperkuat pengawasan serta infrastruktur yang ada.
Lebih lanjut, Zulhas juga menyebut bahwa Satgas Pangan akan bekerja lebih keras lagi dalam menangani masalah tersebut agar terus berperan aktif di lapangan.
Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Panen Raya Padi Serentak di Majalengka
Ia berharap, dengan banyaknya peran aktif masyarakat yang ikut mengawasi peredaran beras tersebut, dapat menghentikan segala praktik kecurangan yang merugikan rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 3HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 513.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 8Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 9Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 10Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang




