Bupati Om Zein Sambut Rieke Diah Pitaloka Kunker ke Purwakarta, Bahas Solusi Masalah Infrastruktur dan Tata Ruang

AKURAT JABAR - Anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka melakukan kunjungan kerja ke daerah Kabupaten Purwakarta, membahas permasalahan infrastruktur dan tata ruang di Purwakarta, Kamis (15/5/2025).
Kunjungan tersebut disambut baik oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein. Ia mendiskusikan beberapa kendala yang dihadapi, khususnya yang berkaitan dengan aset milik Perum Jasa Tirta (PJT) dan Perhutani.
Om Zein menyampaikan permasalahan yang ada, salah satunya berkaitan dengan kondisi jalan milik aset PJT yang rusak parah di Jatimekar, sehingga Pemerintah Daerah kesulitan memperbaiki jalan tersebut menggunakan dana desa ataupun APBD.
Baca Juga: Menkomdigi Kunjungi Barak Militer di Purwakarta, Meutya Hafid: Jawa Barat Jadi Program Percontohan
Untuk itu, Bupati Om Zein mengusulkan kerjasama dengan pihak PJT dengan melakukan perjanjian kerja sama (PKS) agar dana desa (DD) dapat digunakan untuk perbaikan tersebut, atau perbaikan dilakukan langsung oleh PJT.
Adapun alternatif lainnya - Lanjut Om Zein, dengan cara pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang kemudian dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur di sekitar aset PJT.
Permasalahan lain yang disampaikan Om Zein adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Munjul-Cimaung, dengan alternatif usulan pelebaran jalan menggunakan lahan DAS berukuran 13 meter di kanan dan kiri sungai, mengingat kondisi jalan yang sempit dan padatnya mengakibatkan kemacetan parah.
Baca Juga: Menkomdigi dan KDM Sosialisasikan PP Tunas: Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak di Purwakarta
Pelebaran jalan tersebut dibarengi dengan penataan bangunan liar di sekitar DAS berikut dengan normalisasi sungainya. Dengan demikian diharapkan dapat mengurangi macet dan banjir di Munjul yang kerap terjadi.
Adapun terkait pembebasan lahan aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperpanjang jalan Kemuning sampai Lapang Sahate, masih terhambat sejak masa kepemimpinan Dedi Mulyadi. Sehingga perizinan kepada KAI kembali ditempuhnya.
Masalah lain, berkenaan dengan penutupan akses jalan Ateng Sarton menuju Bojong Kampung Baru oleh PT KAI, dengan alasan keamanan. Akibatnya masyarakat harus menempuh jalur yang lebih jauh.
Om Zein kemudian mengusulkan agar akses jalan tersebut dibuka kembali dengan dilengkapi palang pintu otomatis.
Terakhir, ia juga menyampaikan terkait masalah tanah Perhutani di Ciwareng seluas 60 hektare dan kawasan Leuweung Tiis seluas 11 hektare.
Bupati Om Zein mengusulkan lahan tersebut dijadikan hutan kota untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah perebutan lahan. Ia meminta arahan prosedur pengajuan tersebut kepada kementerian terkait.
Om Zein juga meminta agar lahan Perhutani seluas 342 hektare di belakang kawasan industri di Hegarmanah, Babakancikao dan Maracang dijadikan hutan untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
Anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka, dalam menanggapi hal tersebut mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan penting antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pembangunan infrastruktur dan penataan ruang.
Sebagai Anggota Komisi VI DPR RI - yang membidangi BUMN, menekankan pentingnya kerjasama dengan BUMN sebagai bagian negara, yang harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasionalnya, sesuai amanat UUD 1945.
Ia juga menyoroti situasi global yang berdampak pada perekonomian Indonesia, terutama pada sektor industri di Purwakarta, Karawang dan Bekasi.
Hal ini berpotensi mengurangi lapangan kerja, sehingga kerjasama dengan BUMN dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan dan mesti dipererat kembali.
Untuk itu, Rieke meminta Perum Jasa Tirta II agar memperbaiki jalan rusak aset PJT II di Desa Jatimekar, meski harus mempertimbangkan teknis dan regulasinya.
Adapun untuk pengembangan infrastruktur di Cibinong dan Cikaobandung, Rieke menyarankan pemanfaatan dana CSR dari perusahaan swasta.
Terkait masalah listrik untuk warga, Rieke menyebut Pemprov Jabar akan membantu elektrifikasi 1.500 rumah. Ia juga meminta Pemda Purwakarta untuk segera memberikan data 1.300 rumah yang belum teraliri listrik kepada PT PLN (Persero).
Rieke juga mendukung rencana pelebaran jalan dan tata ulang bangunan liar (5 rumah) di sekitar sungai (DAS) Citarum di wilayah Munjul-Cimaung. Ia juga mengatakan perlu adanya pengkajian hukum secara mendalam terkait penggunaan lahan DAS.
Baca Juga: Kick Off UCJ: Om Zein Luncurkan Program Jamsostek Bagi Ribuan Pekerja Nonformal di Purwakarta
Teh Rieke juga mendorong percepatan pembangunan Jalan Kemuning-Lapang Sahate yang terhambat izin dari PT KAI. Ia berharap PT KAI dapat mempertimbangkan kepentingan masyarakat.
Soal Jalan Ateng Sarton-Bojong Kampung Baru, ia tengah mencari solusi untuk akses Jalan yang ditutup tersebut, baik dengan membuka jalan atau membangun jembatan layang.
Rieke juga mendukung rencana Pemda Purwakarta untuk menjadikan 60 hektare lahan Perhutani di Ciwareng, 342 hektare lahan di Hegarmanah, Babakancikao, dan Maracang sebagai hutan kota, serta 11 hektare lahan Leuweung Tiis sebagai kebun raya.
Baca Juga: Menuju Purwakarta Mandiri dan Berdaya Saing, Om Zein Bahas Raperda RPJMD di DPRD
Pertemuan tersebut menjadi wadah aspirasi, sekaligus solusi terkait masalah yang ada, mencakup usulan kerjasama antar instansi pemerintah, pemanfaatan CSR perusahaan, dan penataan aset milik BUMN dan Perhutani.
Rieke berharap, pembangunan di Purwakarta dapat berkelanjutan dan berdampak baik pada masyarakat, dengan menekankan pentingnya kerjasama dan integritas pembangunan terhindar dari korupsi dan pungli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk
- 2Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 3Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 4Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 5Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos




