Pemkab Garut Dorong Ekonomi Kreatif Digital Lewat Kolaborasi HMI dan KNPI

AKURAT JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis digital. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Workshop Ekonomi Kreatif Berbasis Digital yang digelar di Aula Gedung Pemuda Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (30/10) lalu.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Garut dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah.
Pemkab Garut Apresiasi Kolaborasi Pemuda
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Nia Garnia Karyana, membuka kegiatan secara resmi. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada HMI dan KNPI atas inisiatif menyelenggarakan workshop yang relevan dengan perkembangan zaman.
Nia menegaskan, sektor bisnis digital memiliki prospek tanpa batas karena terus berkembang melalui pemanfaatan teknologi modern seperti internet, aplikasi, dan platform daring.
“Pemanfaatan teknologi menjadi inti dari operasional bisnis. Semua aspek, mulai dari promosi, penjualan, hingga layanan pelanggan kini dapat dilakukan secara daring. Hal ini memungkinkan pelaku usaha menjangkau pelanggan di mana saja dan kapan saja, melintasi batas geografis dengan efisiensi dan fleksibilitas tinggi,” jelasnya.
Pemerintah Dorong Sinergi Program Digital
Dalam kesempatan itu, Nia juga menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara KNPI dan Pemerintah Daerah agar program serupa dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi organisasi kepemudaan lainnya.
Menurutnya, pelatihan semacam ini mampu mencetak generasi muda yang adaptif terhadap ekonomi digital.
Pemuda Garut Didorong Adaptif Terhadap Perubahan
Perwakilan KNPI Kabupaten Garut, Cepy Muhammad, mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai, program tersebut sejalan dengan grand design KNPI dalam mendorong kemandirian ekonomi pemuda.
“Pemuda Garut harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tantangan ekonomi digital memang besar, tetapi dengan dukungan pemerintah dan pelatihan berkelanjutan, pemuda bisa menjadi motor penggerak ekonomi baru,” tegas Cepy.
Ia berharap Pemkab Garut memperluas dukungan terhadap program serupa agar semakin banyak generasi muda memahami potensi ekonomi digital.
“Kegiatan seperti ini perlu diperbanyak dan ditularkan ke kampus-kampus serta komunitas pemuda lainnya,” tambahnya.
Mendorong Kreativitas dan Inovasi Digital
Ketua Pelaksana kegiatan, M Sail Maarij, menjelaskan bahwa workshop bertema “Peluang Besar di Balik Konten dan Inovasi Digital” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang konsep digital marketing modern, strategi monetisasi produk, serta membangun brand presence di dunia digital.
Ia menegaskan, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diarahkan untuk menyusun langkah nyata menghasilkan pendapatan dari produk digital.
“Kami ingin para peserta mampu bekerja cerdas, berinovasi, dan percaya diri. Tetap yakinkan dengan iman, usahakan dengan ilmu, sampaikan dengan amal. Yakin, usaha akan sampai,” pungkasnya penuh semangat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk
- 2Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 3Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 4Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 5Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos








