Jabar

Disdik Jabar Evaluasi Program Smater untuk Perluas Akses Pendidikan Menengah

Aris Rismawan | 13 November 2025, 19:00 WIB
Disdik Jabar Evaluasi Program Smater untuk Perluas Akses Pendidikan Menengah

Akurat Jawa Barat, Kota Bandung - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, memimpin pembinaan bagi kepala sekolah dan bendahara pelaksana program SMA Terbuka (Smater) di Aula Ki Hajar Dewantara, Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung.

Sebagai langkah awal, Purwanto menegaskan pentingnya program Smater dalam meningkatkan angka partisipasi dan memperluas akses pendidikan di Jawa Barat.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program unggulan ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan akuntabilitas.

“Program ini niatnya bagus dan pelaksanaannya juga harus diterjemahkan dengan bagus. Proses penyelenggaraan harus akuntabel, dan hari ini kita lakukan evaluasi bersama,” ujarnya dengan tegas.

Untuk menjaga kualitas, Kadisdik menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap data dan pelaksanaan Smater. Evaluasi tersebut mencakup pendataan sekolah yang masih aktif serta kesesuaian proses pembelajaran dengan pedoman yang berlaku.

Selanjutnya, ia mendorong agar pedoman program Smater dikaji ulang secara berkala. “Pedomannya bisa dievaluasi lagi, apakah masih relevan atau perlu ada yang diubah. Nanti harus dikonsultasikan juga dengan berbagai pihak,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Disdik Jabar, Iis Rostiasih, menyampaikan bahwa pada tahun ajaran 2025/2026 terdapat 189 satuan pendidikan Smater yang masih aktif melayani peserta didik.

Ia menjelaskan, dari total 210 Smater yang terdaftar, sebanyak 21 sekolah tidak memiliki siswa karena peserta didiknya telah terakomodasi dalam Program Afirmasi Pendidikan Sekolah (PAPS).

Sebagai penutup, Iis menegaskan bahwa pembinaan ini bertujuan memperkuat esensi dan tata kelola Smater. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan arahan terkait implementasi kebijakan nasional dan perencanaan bantuan keuangan agar pelaksanaan program semakin efektif dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.