Jabar

Lebih 21 Ribu Guru PAI Ikuti Uji Kompetensi Mahasiswa PPG, Upaya Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Guru

| 18 Mei 2025, 13:34 WIB
Lebih 21 Ribu Guru PAI Ikuti Uji Kompetensi Mahasiswa PPG, Upaya Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Guru

AKURAT JABAR - Sebanyak 21.752 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) tengah mengikuti Uji Pengetahuan (UP) PPG yang dilaksanakan pada 17 - 18 Mei 2025.

Sedangkan 21.685 guru merupakan peserta first taker atau peserta pada ujian pertama. Adapun 67 peserta lainnya adalah retaker atau peserta yang harus mengulang ujian.

Uji Pengetahuan merupakan rangkaian dari Uji Kompetensi Mahasiswa PPG atau UKMPPG. Tempat Uji Pengetahuan (TUP) ini, berada di 11 lokasi yang telah disiapkan.

Baca Juga: Resmi Dibuka Pendaftaran Seleksi Administrasi PPG Daljab Mulai 15 Mei, Berikut Persyaratannya!

Adapun tujuan dari adanya uji kompetensi ini, adalah sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas serta profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI). 

Dirjen Pendidikan Islam Suyitno menegaskan pelaksanaan UKMPPG, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia.

“Melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG), pemerintah ingin memastikan bahwa guru PAI memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mengajarkan nilai-nilai agama kepada generasi muda," ujarnya melalui keterangan resmi Kemenag, Sabtu (17/5/2025).

Baca Juga: Jangan Tertipu! Semua Biaya PPG PAI Kemenag Ditanggung Pemerintah

Suyitno juga menuturkan, bahwa program ini merupakan wujud nyata Kementerian Agama dalam upaya mendukung profesionalisme para guru yang ada di seluruh Indonesia.

Untuk itu, dalam UKMPPG tersebut, ia menegaskan arti penting nilai integritas, inovasi, dan profesionalisme yang harus dihadirkan dalam pelaksanaannya.

Suyitno juga menyebut, kualitas guru menjadi indikator utama dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia agar lebih baik lagi.

Baca Juga: Siap-siap! Sebanyak 71 Ribu PPPK Tahap I Formasi Tahun 2024 Akan Segera Dilantik Kemenag

“Pendidikan adalah pilar utama dalam membangun bangsa, dan guru adalah ujung tombaknya," imbuhnya.

Oleh karena itu - lanjut Suyitno, kualitas guru harus menjadi perhatian utama. Hal ini penting untuk memastikan calon guru mempunyai pengetahuan akademik yang kuat, keterampilan pedagogis yang baik, serta memiliki karakter yang berintegritas.

Ia berpandangan, tantangan pendidikan yang harus dihadapi saat ini adalah bagaimana menumbuhkan karakter siswa agar selaras dengan nilai-nilai luhur agama.

Baca Juga: Ada Program Beasiswa Zakat untuk Ratusan Mahasiswa, Kemenag Rancang Pedomannya Bersama Baznas dan LAZ

"Guru agama menjadi pilar penting dalam membangun karakter siswa di sekolah agar berbudi luhur dan berpengetahuan luas," ucap Suyitno.

Sementara, Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menyebut pelaksanaan UKMPPG sebagai langkah strategis dalam upaya menciptakan guru-guru profesional agar siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

"UKMPPG bukan sekadar ujian formalitas. Ini adalah bagian dari proses pembentukan guru profesional yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional dan kepribadian unggul," kata Munir.

Baca Juga: Jembatani Mahasiswa PTKI dengan Dunia Kerja dan Industri, Kemenag Rilis Program PRIMA Magang

Untuk itu, pihaknya tengah berupaya menyiapkan para pendidik masa depan yang lebih baik lagi dan siap membawa wajah baru pendidikan agama Islam di sekolah-sekolah.

Munir juga mengapresiasi seluruh mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang telah mengikuti proses pendidikan dengan penuh semangat.

"Saya bangga melihat antusiasme dan dedikasi para mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa para guru PAI profesional mengambil peran strategis dalam penguatan pendidikan Islam," ujarnya.

Baca Juga: Kemenag Umumkan Penerima Bantuan Masjid dan Musala 2025, Simak Cara Ceknya!

Dalam meningkatkan mutu lulusan PPG, Kementerian Agama melalui Direktorat PAI menunjukkan komitmennya dengan kolaborasi yang dilakukan besama LPTK, perguruan tinggi, dan instansi terkait lainnya.

Ke depan - lanjut Munir, Para guru PAI hasil UKMPPG diharapkan mampu berperan, tidak hanya sebagai pendidik, namun juga dapat menjadi agen perubahan dan inspirator di tengah-tengah masyarakat.

“Pendidikan Agama Islam harus hadir dengan wajah yang menyejukkan, inklusif, dan solutif. Dan semua itu bermula dari kualitas gurunya,” tegasnya.

Baca Juga: Kemenag Resmi Buka Seleksi Beasiswa Kuliah di Al-Azhar Mesir 2025, Begini Tahapannya!

Ia berharap, UKMPPG tahun ini mampu mencetak lulusan yang siap menjadi bagian dari solusi pendidikan nasional yang lebih baik dan bermutu.

Adapun ujian yang diselenggarakan dan diawasi secara daring di 11 TUP, antara lain:

  1. UIN Sunan Gunung Djati Bandung;
  2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;
  3. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
  4. UIN Sunan Ampel Surabaya;
  5. UIN Walisongo Semarang;
  6. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang;
  7. UIN Alaudddin Makassar;
  8. UIN Raden Fatah Palembang;
  9. UIN Mataram;
  10. UHN I Bagus Sugriwa Bali;
  11. Institut Agama Kristen Negeri Ambon.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.