Jabar

Jangan Tertipu! Semua Biaya PPG PAI Kemenag Ditanggung Pemerintah

| 4 April 2025, 22:00 WIB
Jangan Tertipu! Semua Biaya PPG PAI Kemenag Ditanggung Pemerintah

AKURAT JABAR - Semua biaya untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2025 sepenuhnya ditanggung negara.

Hal ini ditegaskan oleh Kementerian Agama (Kemenag), bahwa biaya PPG PAI ditanggung pemerintah, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Di tahun ini, ada 21.807 peserta PPG PAI. Mereka menerima pembiayaan yang dibagi dalam dua bagian: 80% ditanggung APBN dan 20% ditanggung APBD.

Baca Juga: Kabar Gembira! Tunjangan Profesi Guru dan Pengawas PAI Cair Sebelum Lebaran, Ini Jadwal dan Syaratnya

"Dengan demikian, para peserta tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi apapun untuk mengikuti program ini," jelas Direktur PAI, M. Munir, pada Jumat (4/4/2025).

Pihaknya mengimbau para peserta dan calon peserta tidak terjebak oleh ajakan-oknum yang meminta pembayaran dalam bentuk apapun dengan alasan biaya PPG.

Hal demikian jelas bertentangan dengan peraturan yang ada dan bisa menciderai semangat pemerintah dalam menyukseskan sertifikasi guru PAI di Indonesia.

Baca Juga: Cair Sebelum Lebaran, Tunjangan Profesi Bagi 120.067 Guru dan Pengawas PAI di Sekolah

"Jangan ada yang tertipu dengan ajakan untuk membayar biaya PPG PAI Kemenag. Semua biaya ditanggung oleh pemerintah," tegas Munir.

"Jika ada oknum yang meminta biaya dari guru PAI peserta atau calon peserta PPG, silahkan laporkan ke kami!," sambungnya.

Munir juga mengajak seluruh organisasi guru, baik asosiasi, kelompok kerja, maupun musyawarah guru, untuk ikut serta mendukung proses PPG ini agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga: Aplikasi Pusaka Kemenag, Permudah Pemudik Temukan Masjid Terdekat untuk Istirahat

Dalam hal ini, mereka juga diminta untuk memastikan tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi dengan alasan apapun.

"Dengan program ini, kami harap guru PAI dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam melaksanakan tugas pendidikan agama di sekolah-sekolah," ucap Munir.

Untuk itu, pihaknya menegaskan akan terus konsisten mengawal pelaksanaan pendidikan demi kemajuan bersama.

Baca Juga: Optimalisasi Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Pastikan Berjalan Hingga Puncak Arus Balik

"Pemerintah tetap berkomitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia," pungkasnya.

Baca Juga: Kemenag Siapkan 6.180 Posko Masjid Ramah di Jalur Mudik 2025 Se-Indonesia

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.