Jabar

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dorong Cibangkong Jadi Pusat Pengolahan Sampah

| 2 Februari 2026, 08:23 WIB
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dorong Cibangkong Jadi Pusat Pengolahan Sampah

AKURAT JABAR – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong Kelurahan Cibangkong bertransformasi menjadi pusat pengolahan sampah terpadu berbasis kewilayahan.

Hal tersebut ia sampaikan selepas meninjau kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-79 di RW 3, pada Kamis (29/1/2026).

Farhan menilai Kelurahan Cibangkong memiliki lahan potensial yang mampu menampung serta mengolah sampah dari kelurahan sekitar.

Ia menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan pendataan matrikulasi lahan agar proses pengolahan berjalan terencana dan memenuhi standar lingkungan.

Baca Juga: Darurat Sampah Pasar Caringin Bandung 2026, Menteri LH Ingatkan Sanksi Pidana Bagi Kepala Daerah

 

Pendataan Lahan Potensial Lintas Kelurahan

Menurut Farhan, terdapat sejumlah titik potensial yang tersebar di RW 11, RW 6, RW 3, dan RW 2.

Ia menginginkan lahan-lahan tersebut menjadi solusi bagi kelurahan tetangga yang memiliki keterbatasan area pengolahan sampah.

“Kita perlu data matrikulasi agar kelurahan yang tidak punya lahan bisa mengarahkan sampahnya ke sini, asalkan pengolahannya benar dan terkelola dengan baik,” tegas Farhan.

Baca Juga: Kurangi Beban TPA, DPRD Jabar Desak Solusi Sampah Jawa Barat 2026 Dimulai dari Desa

Selain itu, Lurah Cibangkong, Desi Wulandari, menjelaskan bahwa Farhan juga menaruh minat besar pada kawasan Buruan Sae di RW 3.

Lokasi tersebut dinilai cukup luas untuk dikembangkan sebagai tempat pengolahan sampah skala kelurahan hingga lintas wilayah.

Baca Juga: 150 Kubik Sampah Menumpuk di Eks TPA Dago, Pemkot Bandung Bergerak Cepat

 

Penerapan Kawasan Bebas Sampah (KBS) Secara Mandiri

Sementara itu, Desi menyebut sebanyak empat RW di Cibangkong telah sukses menerapkan program Kawasan Bebas Sampah (KBS), yakni RW 1, RW 2, RW 8, dan RW 11.

Capaian ini menunjukkan bahwa tata kelola sampah berbasis kewilayahan di Cibangkong mulai berjalan efektif.

Warga di wilayah KBS kini sudah terbiasa memilah sampah langsung dari rumah dan mengolahnya secara swadaya. Bahkan, masyarakat mampu berinovasi secara mandiri dalam menangani limbah rumah tangga.

Baca Juga: Pemkot Bandung Tutup TPS Pasupati dan Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Warga

“Warga sudah swadaya, mereka bahkan membuat batu terawang sendiri sebagai bagian dari sistem pengolahan sampah,” ungkap Desi.

Selanjutnya, pihak kelurahan juga telah mengajukan program Gaslah serta menyiagakan petugas pendukung guna memperkuat ekosistem pengolahan sampah di wilayah tersebut.

Singkatnya, potensi lahan yang luas di Cibangkong menjadi modal utama Bandung dalam menangani masalah sampah secara terpadu.

Pada akhirnya, sinergi antara kebijakan pemerintah kota dan kemandirian warga diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Baca Juga: Pemkot Bandung Geber Rumusan Percepatan Penanganan Sampah, Pemantauan Titik Rawan Dilakukan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.