Jabar

Anggaran Terbatas Bukan Penghalang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dorong Aparat Desa Lebih Kreatif

| 26 Januari 2026, 19:52 WIB
Anggaran Terbatas Bukan Penghalang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dorong Aparat Desa Lebih Kreatif

AKURAT JABAR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membakar semangat aparat desa yang tergabung dalam DPD dan DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) untuk terus konsisten membangun wilayahnya.

Pria yang akrab dengan sapaan KDM ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan langkah pembangunan di tingkat desa.

KDM menilai situasi ini justru harus memicu kreativitas aparat desa, terutama dalam menetapkan skala prioritas dan mengelola tata kelola anggaran secara cermat.

Baca Juga: KDM Janji Infrastruktur Desa Sukabumi Jadi Prioritas, Ajak Kades Kerja Sebaik-baiknya

Oleh karena itu, Pemprov Jabar berkomitmen penuh untuk tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur mulai tahun ini hingga tahun-tahun mendatang.

"Walaupun kami memiliki keterbatasan pembiayaan akibat pengurangan dana bagi hasil dari pusat, kami tetap akan membangun desa-desa, terutama sektor infrastruktur," ujar KDM dalam pertemuan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa di Bale Pakuan, Jumat malam (23/1/2026).

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Internet 100 Mbps untuk Sekolah dan Puskesmas Serta Kantor Desa Blank Spot

 

Insentif Miliaran Rupiah bagi Desa Berprestasi

Selain itu, Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyiapkan skema penghargaan bernilai miliaran rupiah bagi desa-desa yang mampu mengukir prestasi setiap tahunnya.

Langkah ini bertujuan memotivasi masyarakat desa agar semakin kreatif dalam mengembangkan potensi wilayah mereka.

Berdasarkan keterangan Gubernur, kompetisi ini juga akan merambah ke tingkat kabupaten dan kota. Pemenang di tingkat kecamatan bahkan berpeluang mendapatkan insentif tambahan sebesar Rp200 juta.

Baca Juga: Dukung Ekonomi Kerakyatan, Pemprov Jabar Siapkan Lahan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Kepala DPMD Jawa Barat, Ade Afriandi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan penghargaan kepada desa terbaik melalui ajang Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB) 2025.

Tentu saja, besaran hadiahnya sangat menggiurkan: juara pertama menerima Rp9 miliar, juara kedua Rp7 miliar, dan juara ketiga sebesar Rp6 miliar.

Baca Juga: Menuju Jabar Caang dan Terkoneksi: Tahun Depan Listrik Surya dan Internet Akan Jangkau Semua Desa

 

Daftar Desa dan Kelurahan Terbaik di Jawa Barat

Berdasarkan hasil evaluasi terakhir, sejumlah wilayah berhasil membuktikan keunggulannya dalam inovasi digital hingga pengelolaan lingkungan yang baik:

  • Kategori Desa: Desa Pangauban (Garut) meraih Juara 1, disusul Desa Cibiru Wetan (Bandung) sebagai juara kedua, dan Desa Gunung Putri (Bogor) di posisi ketiga.

  • Kategori Kelurahan: Kelurahan Sindangrasa (Ciamis) sukses meraih Juara 1, diikuti Kelurahan Cibeber (Cimahi) juara kedua, dan Kelurahan Pasawahan (Bandung) sebagai juara ketiga.

Baca Juga: Gandeng ITB, Gubernur Dedi Mulyadi: Pembangunan Desa Berbasiskan Lingkungan dan Budaya

Maka dari itu, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen desa dalam meningkatkan kualitas administrasi digital, keberhasilan BUMDes, serta pelayanan publik yang prima.

Singkatnya, Gubernur Dedi Mulyadi ingin menjawab kecemasan para kepala desa terkait potensi penurunan kualitas pembangunan akibat pengurangan anggaran.

Sebab, dengan kreativitas dan dukungan stimulan dari Pemprov, kemajuan desa di Jawa Barat harus tetap berjalan optimal.

Pada akhirnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan aparat desa menjadi kunci utama pembangunan infrastruktur yang merata.

Baca Juga: Percepat Pelayanan Publik, KDM Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa di Jabar

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.