Menuju Jabar Caang dan Terkoneksi: Tahun Depan Listrik Surya dan Internet Akan Jangkau Semua Desa

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemerataan akses listrik bagi seluruh warga Jabar pada tahun mendatang.
Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan target rasio elektrifikasi 100 persen di wilayah Jawa Barat.
KDM mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan memanfaatkan listrik tenaga surya untuk menyuplai kebutuhan listrik di berbagai daerah terpencil dan sulit dijangkau.
Baca Juga: Jabar Caang 2025: Pemprov Jabar Perluas Akses Listrik Warga Sampai Daerah Terpencil
Penggunaan sumber energi terbarukan ini dipilih agar proses pembangunan akses listrik tidak menimbulkan kerusakan terhadap ekosistem lingkungan.
“Yang tidak memiliki listrik itu, rumah-rumah, dan beberapa daerah di tengah hutan. Kita sudah rencanakan dengan listrik tenaga surya,” jelas KDM.
Berdasarkan pada data dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Barat, saat ini masih terdapat sekitar 450 ribu rumah yang belum memiliki akses listrik.
Selain fokus pada elektrifikasi secara merata, KDM juga menyoroti, pentingnya akses komunikasi. Ia menyebut bahwa Pemprov Jabar akan mengatasi permasalahan di sejumlah desa yang belum memiliki akses internet (blank spot) pada tahun 2026.
Saat ini, Pemprov Jabar tengah melakukan proses pendataan desa yang belum terjangkau akses komunikasi. Dengan inventarisasi yang baik, maka intervensi pemerintah akan berjalan secara efektif dan efisiensi.
“Saya targetkan juga tahun depan terkoneksi internet. Ini yang kita menjadi target, belanja pembangunannya harus buat kepentingan masyarakat,” tegas Gubernur Kang Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Internet 100 Mbps untuk Sekolah dan Puskesmas Serta Kantor Desa Blank Spot
Untuk diketahui bersama, bahwa sebelumnya Pemprov Jabar telah bekerjasama dengan PT PLN Persero dalam upaya memperluas akses listrik ke daerah pelosok melalui program Jabar Caang 2025.
Melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar bersama Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, fokus membangun akses listrik terhadap 121.871 rumah pada tahun 2025.
Pada triwulan III/2024, tercatat rasio elektrifikasi mencapai 99,99 persen. Hingga triwulan II/2025, ribuan warga prasejahtera telah mendapatkan akses listrik melalui pendanaan dari APBN.
Selain itu, Pemprov Jabar melalui alokasi APBD juga telah manargetkan sebanyak 3.403 sambungan listrik di 55 desa dan kelurahan yang tersebar di 18 kabupaten dan kota.
“Pada tahun ini, kami juga akan melaksanakan Program Jabar Caang melalui skema APBD," terang Kepala DSDM Bambang Tirtoyuliono, pada Minggu (1/6/2025).
Selain itu, Bambang menyebut bahwa Pemprov Jabar juga tengah menyiapkan program CSR untuk program Jabar Caang, dengan target tambahan sebanyak 1.500 sambungan, yang mulai dilakukan pada Triwulan II/ tahun 2025.
"Dan sesuai komitmen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, 100 persen warga Jawa Barat akan teraliri listrik pada 2026," ujar Bambang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1AMP Soroti Respons BK DPRD Purwakarta soal Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan
- 2Persib Menang atas FC Seoul, Gol Julio Cesar Bawa Maung Bandung Raih Tiga Poin di ACL Two
- 3Pengamat Soroti Empat Persoalan MBG Purwakarta, Dorong Evaluasi Kepemimpinan Korwil
- 4PERSIB Turunkan Marc Klok sebagai Kapten, Thom Haye Cadangan Lawan FC Seoul
- 5PERSIB di ACL Two 2026/27: Ini Jadwal Lengkap 6 Pertandingan Grup E
- 6Desa Wisata Bantar Agung Majalengka, Pesona Alam dan Budaya Sunda di Kaki Gunung Ciremai
- 7Pemkab Bekasi Kembangkan Alarm Digital Inflasi, Respons Gangguan Harga Ditargetkan Dua Hari
- 8Trans Wibawamukti Koridor 2 Disiapkan, Hubungkan Stasiun Cikarang dengan Pemda Bekasi
- 9Disdik Jabar Siapkan 100 Fasilitator Pancawaluya untuk Dampingi Perubahan di Sekolah




