Dedi Mulyadi Dituduh One Man Show, Sekda Herman: Seluruh Keputusan Gubernur Lewati Perumusan Kebijakan

AKURAT JABAR - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah melalui pengkajian matang secara holistik.
Ia memastikan seluruh kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selalu berusaha diputuskan agar sejalan dengan kaidah-kaidah birokrasi serta akuntabilitas pemerintah daerah.
Sebagai pucuk tertinggi dalam struktur birokrasi Pemprov Jabar, Herman mengaku bahwa dirinya beserta jajaran dibawahnya, mulai dari asisten daerah, kepala dinas/badan, serta seluruh unsur perangkat daerah lainnya selalu melakukan konsolidasi.
Baca Juga: Terbaik Nasional, Pemprov Jabar Raih Penghargaan Standar Pelayanan Minimal Awards Tahun 2025
Hal ini dimaksudkan agar setiap arahan dari kepala daerah dapat diimplementasikan dengan baik, lancar, serta berjalan secara efektif.
"(Orang-orang) mempertanyakan pengambilan keputusan Pak KDM kesannya itu one man show, sporadis, spontanitas. Padahal di balik itu ada perumusan kebijakan," ucap Herman.
Tuduhan terhadap kebijakan yang diambil oleh Gubernur Jawa Barat secara sepihak itu dibantah Herman, lantaran secara birokratis harus menyesuaikan dengan aturan yang ada.
"Ada perumusan kebijakan, ada research, ada perencanaan, ada kajian, dan juga ada analisis cepat baik dari sisi yuridis, sosiologi, maupun filosofis, termasuk soal anggaran," jelasnya.
Dengan demikian, ia mengaku bahwa dalam mengimplementasikan sebuah kebijakan di lapangan, tentu mempunyai latar belakang regulasi yang jelas dan tidak bersifat serampangan.
Adapun terkait dengan kerja 'satset' Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, Herman memastikan hal itu dilakukan tidak lain demi penanganan cepat terhadap setiap isu yang bergerak secara dinamis di lapangan.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Serukan Reformasi Sistem Ketenagakerjaan: Butuh Rekrutmen Mudah dan Manusiawi
Hal itupun - jelas Herman, merupakan salah satu upaya akseleratif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat sebagai muara dari segala aspek pembangunan yang dilakukan.
"Ada juga spontanitas KDM misalnya menolong masyarakat, itu bisa keluar dari saku sendiri," imbuhnya.
"Jadi di Jawa Barat itu bahu-membahu, Pak KDM dengan kepemimpinan yang strong, berani mengambil risiko, karena hampir semua yang beliau eksekusi besar resikonya dan beliau selalu siap pasang badan selama untuk kepentingan masyarakat," Tutur Herman.
Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Apresiasi Kredit dengan Syarat Ringan Bank BJB, Capai Ratusan Miliar!
Ia juga menyebut gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi itu adalah tipe yang dibutuhkan masyarakat jaya barat. Menurutnya, bahwa memang kewajiban seorang pemimpin harus seperti apa yang dilakukan Dedi Mulyadi.
"Akhirnya jajaran birokrasi pun meneladaninya, jadi kita ini adalah super team," tandas Sekda Jabar Herman Suryatman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1FiberStar Perluas Solusi Digital untuk Industri dan Bisnis di Jawa Barat
- 2MK Hapus Presidential Threshold, DPR Diminta Siapkan Aturan Pencalonan Pilpres 2029
- 3Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri melalui Aplikasi Cek Bansos
- 4Dinkes Jabar Catat 10 Kasus Influenza, Balita dan Dewasa Paling Banyak Terdampak
- 5Cuaca Ekstrem Tak Halangi Panen Raya Semangka di Nagara Kalsel
- 6Waspada Influenza A di Bandung, Farhan Minta Orang Tua Tak Paksa Anak Masuk Sekolah
- 7DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 8Pemprov Jabar Bangun 22 Sekolah Baru dan 317 Ruang Kelas pada 2026
- 9DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 10Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026





