Gerak Cepat, Dinsos Jabar Pasok Logistik Pengungsi Longsor Cisarua Saat Tim SAR Cari 82 Korban

AKURAT JABAR – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat bergerak taktis menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Penyaluran bantuan ini berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) sebagai respons darurat atas bencana yang menerjang lereng Gunung Burangrang tersebut.
Berdasarkan data terkini, longsor besar menimbun sekitar 30 hektare lahan dan menghancurkan puluhan rumah warga.
Baca Juga: Duka di Pasirlangu, Longsor Cisarua Bandung Barat Timbun Puluhan Rumah dan Renggut 8 Nyawa
Saat ini, Kantor Desa Pasirlangu menjadi titik pusat pengungsian sementara bagi 114 jiwa dari 35 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Sekda Jabar Herman Suryatman menjelaskan bahwa tim SAR gabungan kini tengah berpacu dengan waktu untuk mencari 82 warga yang masih tertimbun material tanah.
Dari total 113 warga yang terdampak langsung di lokasi utama, petugas baru berhasil menyelamatkan 23 orang dan menemukan delapan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga: Operasi Darurat: Bupati Bandung Pimpin Pencarian Korban Longsor Arjasari Kabupaten Bandung
Bantuan Logistik Senilai Rp100 Juta Mengalir
Oleh karena itu, guna menjamin kebutuhan dasar pengungsi, Dinsos Jabar mengirimkan paket bantuan logistik bersumber dari APBN senilai Rp100.466.670.
Bantuan tersebut meliputi tenda serbaguna, kasur, selimut, family kit, hingga kebutuhan khusus anak dan sandang dewasa.
Selain itu, pemerintah juga memastikan pasokan makanan siap saji dan lauk pauk tersedia mencukupi di posko pengungsian.
Tentu saja, langkah ini merupakan komitmen Pemprov Jabar dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat dan terukur di tengah situasi darurat.
"Pemerintah memprioritaskan penanganan korban selamat di tenda darurat sembari terus memantau kondisi medan agar proses pencarian tetap aman bagi petugas," ujar Herman Suryatman saat memantau lokasi, Sabtu.
Pencarian Manual dan Kendala Medan Labil
Berdasarkan laporan lapangan, Tim SAR gabungan melakukan pencarian secara manual dengan bantuan anjing pelacak K9 milik kepolisian.
Kapolsek Cisarua, A.Y. Yogaswara, menyebut peristiwa mencekam ini bermula pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB yang diawali suara gemuruh dahsyat.
Maka dari itu, material tanah dan lumpur meluncur deras dari Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda yang disertai banjir bandang.
Kondisi tanah yang masih labil di lereng Gunung Burangrang menjadi tantangan berat bagi para personel di lapangan.
Baca Juga: Gubernur KDM Tata Ruang Dibenahi, Tiga Langkah Masif Atasi Banjir Bandung Raya
Singkatnya, aparat mengimbau masyarakat untuk menjauhi area longsoran demi menghindari risiko bencana susulan.
Alhasil, koordinasi lintas sektor antara TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas terus diperkuat guna mempercepat proses evakuasi.
Sebab, keselamatan jiwa merupakan prioritas tertinggi dalam operasi kemanusiaan ini. Pada akhirnya, Dinsos Jabar dan pemerintah daerah akan terus memantau kondisi lapangan secara berkala untuk memastikan seluruh pengungsi mendapatkan perawatan yang layak.
Baca Juga: Bandung Dukung Penuh Kebijakan Gubernur Hentikan Izin Perumahan Bandung Raya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





