Jabar

KDM Bongkar Bangunan Liar di TPA Sarimukti KBB, Siap Perbaiki Sistem Pengelolaan Sampah dan Penataan Kawasan

| 17 Juli 2025, 11:14 WIB
KDM Bongkar Bangunan Liar di TPA Sarimukti KBB, Siap Perbaiki Sistem Pengelolaan Sampah dan Penataan Kawasan

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengintruksikan dinas terkait untuk membongkar bangunan liar di TPA Sarimukti.

Hal itu dilakukan KDM setelah ia saat meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat pada Senin (14/7/2025).

"TPA tidak harus identik dengan kekumuhan. Sampahnya diurus, lalu kawasannya juga ditata," ujar KDM di sela-sela kunjungannya di TPA tersebut, Selasa (15/7/2025).

Baca Juga: Pengelolaan TPA Kopi Luhur, Pemrov Jabar Dorong Transformasi dari Open Dumping ke Sanitary Landfill

Gubernur ingin memastikan bahwa sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi tersebut rencananya akan direlokasi ke kampung terdekat dan diberi bantuan berupa uang pengganti untuk sewa rumah atau kontrakan.

"Mereka akan direlokasi ke kampung terdekat dan akan diberi uang pengganti untuk sewa atau kontrak rumah," terang KDM.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh kawasan TPA Sarimukti tersebut akan dilakukan penataan secara menyeluruh agar tidak kumuh.

Baca Juga: Cek Longsor Sampah di TPA Sarimukti, Sekda Herman Pastikan Kondisi Aman

"Bila ditata dan dikelola dengan baik, tempat ini tidak harus kumuh," tegasnya.

"Insyaallah bisa dikelola dengan baik. Kami mohon dukungan dari semuanya demi kepentingan masyarakat," tuturnya.

Dalam kunjungan yang dilakukan sebelumnya, KDM menegaskan bahwa Pemdaprov Jabar akan berkomitmen untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah serta penataan kawasan di sekitar TPA agar lebih tertib dan layak.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Apresiasi Sistem Pengelolaan Sampah KIKC, Minta Industri Lain di Jabar Meniru

"Selain pengelolaan sampah yang akan kita benahi, kami juga akan menertibkan bangunan-bangunan yang kumuh di sekitar TPA. Warga yang menempati akan direlokasi dan diberikan uang pengganti untuk menyewa rumah di kampung - kampung sebelah dan wilayah ini akan segera dibenahi," kata KDM.

KDM sangat menyayangkan terhadap kondisi kawasan TPA saat ini dipenuhi oleh bangunan liar yang sangat kumuh.

"Wilayah ini (TPA) harus menjadi kawasan yang tertata. Pengelolaan sampah tidak identik dengan kekumuhan bisa semua nya ditata dengan baik tanpa mengabaikan estetika dan lingkungan," sambungnya.

Baca Juga: Capai 300 Ton Sampah per Hari selama Libur Lebaran, Bupati Pangandaran Lakukan Evaluasi

Proses penataan sendiri akan dilakukan dalam waktu dekat dengan menyiapkan alat berat sebagaimana percepatan pembersihan bangunan liar.

KDM juga mengajak kepada seluruh pihak,l terkait, termasuk warga sekitar dan pemerintah daerah, agar dapat mendukung langkah tersebut demi kepentingan bersama.

Baca Juga: Pemkot Bandung Geber Rumusan Percepatan Penanganan Sampah, Pemantauan Titik Rawan Dilakukan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.