Iendra Sofyan Resmikan 7 Desa Wisata Subang 2025, Perkuat Destinasi Unggulan Jabar

AKURAT JABAR – Kabupaten Subang, Jawa Barat, kini memiliki tujuh destinasi wisata pedesaan baru yang siap memanjakan para pelancong.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, menghadiri langsung Pre-Event Launching 7 Desa Wisata tersebut di Lapangan Sepak Bola Desa Rawalele, Dawuan, Sabtu (13/12/2025).
Ketujuh desa yang kini resmi menyandang status desa wisata tersebut meliputi Desa Sukasari, Situ Sari, Cisampih, Margasari, Rawalele, Jambelaer, dan Curug Agung.
Masing-masing desa menawarkan pesona alam yang asri, kehangatan budaya Sunda, hingga potensi agrowisata dan kuliner khas yang menggugah selera.
"Subang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Kehadiran tujuh desa wisata ini menjadi langkah strategis kami untuk memperkuat posisi Subang sebagai destinasi unggulan di Jawa Barat," ujar Iendra Sofyan dalam sambutannya.
Dorong Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kreatif
Iendra menekankan bahwa program pengembangan Desa Wisata Subang 2025 ini bukan sekadar menambah daftar tempat berlibur.
Lebih dari itu, langkah ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat lokal dan membangkitkan sektor ekonomi kreatif.
Melalui desa wisata, kelestarian budaya lokal akan tetap terjaga sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar.
Sinergi antara keasrian alam dan atraksi kesenian menjadi daya tarik utama yang diharapkan mampu menyedot kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Program ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi desa melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan," tambah Iendra.
Baca Juga: Hajat Bumi Desa Linggamukti: 44 Tahun Menjaga Warisan, Merawat Kebersamaan
Kemeriahan 'Gowes to Dewi' Hingga Pertunjukan Bajidoran
Prosesi peluncuran tujuh desa wisata ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara menarik. Kemeriahan bermula sejak pagi hari melalui kegiatan sepeda santai bertajuk 'Gowes to Dewi' (Desa Wisata) yang diikuti ratusan peserta.
Antusiasme masyarakat semakin memuncak saat masing-masing desa menampilkan atraksi seni budaya unik milik mereka.
Sebagai penutup yang manis, pertunjukan Bajidoran berhasil menghibur warga dan tamu undangan yang hadir, sekaligus menjadi simbol eratnya kearifan lokal dalam pengembangan pariwisata Subang.
Dengan peluncuran ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap ketujuh desa wisata tersebut mampu berkembang secara konsisten dan menjadi motor penggerak ekonomi baru di wilayah Subang.
Baca Juga: Gandeng ITB, Gubernur Dedi Mulyadi: Pembangunan Desa Berbasiskan Lingkungan dan Budaya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





