Jabar

Lahan Sitaan Korupsi Ditanami Padi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Dukung Swasembada Pangan di Lahan Aset Negara

| 23 Mei 2025, 14:40 WIB
Lahan Sitaan Korupsi Ditanami Padi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Dukung Swasembada Pangan di Lahan Aset Negara

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin menanam benih padi di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (22/5/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero).

Penanaman benih padi ini merupakan program Jaksa Mandiri Pangan - sebuah program yang diinisiasi oleh Kejaksaan Agung untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Panen Raya Padi Serentak di Majalengka

Program Jaksa Mandiri menjadi program inovatif Jaksa Agung dalam mengoptimalisasi aset barang rampasan negara yang kemudian dikelola menjadi lahan pertanian.

Adapun kegiatan penanaman tersebut dilakukan di lahan seluas 31 hektare, yang merupakan aset negara hasil penyitaan kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut - Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM itu memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan oleh Jaksa Agung.

Baca Juga: Panen Jagung di Garut, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Sektor Pertanian Sebagai Pilar Utama Ekonomi Desa

Ia menilai, bahwa Jaksa Agung memiliki kepedulian yang amat tinggi dalam konteks ketahanan pangan, khususnya di wilayah Jawa Barat.

"Saya apresiasi karena Jaksa Agung sangat peduli terhadap pertanian, sampai ikut langsung menanam padi di sini," ucap KDM.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan apa yang menjadi visi besar Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang terus berkomitmen dalam memperluas area pertanian.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Pastikan Stok Pupuk untuk di Jabar Aman

Ia juga menyebut bahwa Pemprov Jabar tengah berusaha melakukan pencegahan alih fungsi lahan produktif, apalagi dengan banyaknya lahan pertanian yang berubah wujud menjadi kawasan permukiman.

Untuk itu, ia menilai bahwa pemanfaatan terhadap lahan sitaan yang dijadikan lahan pertanian di Kabupaten Bekasi ini adalah sebuah langkah sangat tepat.

"Bekasi harus diperbanyak lagi area pertaniannya karena banyak area pertanian berubah jadi bangunan," kata KDM.

Baca Juga: Karst Citatah Hilang dari Peta Kawasan Lindung! SEMMI Jabar: Dugaan Manipulasi Tata Ruang demi Kepentingan Komersil

Ia juga berharap, langkah inovatif seperti yang dilakukan oleh Jaksa Agung ini dapat menjadi inspirasi bagi para pejabat lainnya, baik di tingkat nasional maupun di daerah.

"Mudah-mudahan kepeloporan Jaksa Agung menular ke pejabat lainnya. Yang menanam hari ini, menjadi menanam kebaikan," tandas Gubernur Jabar KDM.

Baca Juga: Wagub Erwan Setiawan Terima Penghargaan Penyelenggaraan Kearsipan Pemda Provinsi Jabar Raih Kategori Sangat Memuaskan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.