Jabar

Tak Hanya Aspek Kedisiplinan di Barak Militer, Disdik Purwakarta Bimbing Para Siswa Dalam Aspek Religi

| 12 Mei 2025, 21:41 WIB
Tak Hanya Aspek Kedisiplinan di Barak Militer, Disdik Purwakarta Bimbing Para Siswa Dalam Aspek Religi

AKURAT JABAR - Para peserta penguatan pendidikan karakter di barak militer kabupaten Purwakarta terus diberikan pembinaan, selain dari segi aspek kedisiplinan, mereka juga dibina dari segi religi.

Dalam kesempatannya, Pengurus DKM Masjid Alikhlas Menarmed 1 Sthira Yudha, Kopda Aditya yang juga sebagai pembimbing dalam pendidikan tersebut mengungkapkan bahwa dari keseluruhan peserta yang ada, anak-anak yang dididik mayoritas beragama Islam.

"Sehingga para remaja ini dibekali dengan pembiasaan keagamaan, berupa shalat 5 waktu berjamaah, mengaji, tadarus dan tahsin Alquran," ungkap Aditya melalui tayangan video di akun resmi Disdik Purwakarta, Minggu (11/5/2025).

Baca Juga: Disdik Purwakarta Gandeng Psikolog, Berikan Konseling Bagi Orang Tua yang Anaknya Dididik di Barak Militer

Ia juga mengatakan bahwa anak-anak yang melaksanakan pendidikan karakter di barak militer, tidak hanya melaksanakan pendidikan kedisiplinan saja, tetapi juga aspek-aspek religiusnya tetap diperhatikan oleh para pembinanya.

"Dari DKM juga membantu, sehingga anak-anak setiap harinya, setiap habis maghrib, sambil menunggu waktu isya, mereka diajarkan untuk mengaji Alquran dan juga yang iqro," ujar Aditya.

"Mereka diajarkan membaca iqro, setiap harinya mereka bertambah satu halaman ataupun satu ayat dan juga satu suratnya," imbuhnya.

Baca Juga: Disdik Purwakarta Gandeng Dinsos Bidang P3A, Beri Layanan Konseling Klasikal Bagi Peserta Didik di Barak Militer

Menurut Aditya, banyak perkembangan yang telah nampak dari para peserta pendidikan ini. Ia juga berharap kedepannya mereka dapat terus Istiqomah menjalankan kebiasaan-kebiasaan baik yang selama ini telah diikuti oleh para peserta.

"Alhamdulillah, beberapa anak juga menunjukkan perkembangannya terkait dengan membaca Alquran. Ada yang semakin lancar yang mungkin kita tanya sebelumnya, anak-anak ini jarang membaca Alquran,"

"Tetapi hampir 10 hari di sini mereka kembali mulai menemukan ritmenya ataupun kembali lancar membaca Alqurannya," jelas Aditya.

Baca Juga: Kak Seto Datangi Barak Militer, Tinjau Langsung Pendidikan Karakter Panca Waluya: Tak Ada Pelanggaran Hak Atas Anak!

Ia juga berharap, setelah selesai kegiatan penguatan bela negara dan pendidikan karakter terhadap para remaja yang membutuhkan perlindungan khusus dapat menerapkan kebiasaan baik tersebut setelah pulang.

"Ketika keluar dari resimen ini tetap melaksanakan apa yang biasa mereka lakukan di sini, seperti mereka bisa melaksanakan shalat 5 waktu," ungkapnya.

"Kemudian juga sehari-harinya nanti di rumah mereka terbiasa lagi untuk membaca Alquran ataupun mengaji dengan orang tuanya. Semoga mereka semuda keluar di sini Istiqomah," pungkas Kopda Aditya.

Baca Juga: KPAI Kunjungi Barak Militer, Lakukan Pengawasan Perlindungan Anak Pada Program Pendidikan Karakter di Purwakarta

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Purwanto M.Pd menegaskan bahwa dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak, implementasi pendidikan karakter akan dapat terwujud.

"Masing-masing pihak sesuai kapasitasnya harus berperan dalam membangun ekosistem Pendidikan yang berkarakter," kata Kadisdik.

Baca Juga: Kadisdik Purwakarta Perkuat Pendidikan Berkarakter Lewat Partisipasi Semesta, Upaya Wujudkan Purwakarta Istimewa

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.