Jabar

Disdik Purwakarta Gandeng Dinsos Bidang P3A, Beri Layanan Konseling Klasikal Bagi Peserta Didik di Barak Militer

| 12 Mei 2025, 11:35 WIB
Disdik Purwakarta Gandeng Dinsos Bidang P3A, Beri Layanan Konseling Klasikal Bagi Peserta Didik di Barak Militer

AKURAT JABAR - Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta terus berupaya menyempurnakan konsep pendidikan karakter bela negara di barak militer melalui sinergitas dan kolaborasi lintas sektor.

Salah satunya dengan menghadirkan pihak Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) untuk melakukan konseling klasikal bagi pelajar peserta penguatan pendidikan karakter di Resimen Armed 1 Sthira Yudha, Jumat (9/5/2025).

Dalam sesi ini, mereka dibekali tentang self konsep dan juga psikoterapi untuk memahami konsep diri mereka sendiri serta membekali mereka dalam memahami kelemahan dan kelebihan karakter dirinya masing-masing.

Baca Juga: Kak Seto Datangi Barak Militer, Tinjau Langsung Pendidikan Karakter Panca Waluya: Tak Ada Pelanggaran Hak Atas Anak!

Konseling ini penting dilakukan agar mereka dapat menyadari kesalahan-kesalahan yang dilakukan di masa lalu dan berharap peserta didik tidak lagi mengulangi kesalahannya kembali.

Hal ini disampaikan langsung oleh Konselor Psikologi P2TP2A Dinsos P3A Kabupaten Purwakarta, Fiskalia Kartika Dini S.Psi, saat memberikan edukasi kepada para peserta didik tersebut.

"Kami dari Dinas Sosial P3A Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak melakukan edukasi tentang self konsep dan juga psikoterapi kepada anak-anak di mana pemahaman ini untuk mereka bekali mengenai tentang kelemahan, kelebihan karakter dirinya masing-masing," ujarnya.

Baca Juga: KPAI Kunjungi Barak Militer, Lakukan Pengawasan Perlindungan Anak Pada Program Pendidikan Karakter di Purwakarta

"Agar mereka tahu untuk tidak lagi terpengaruh terhadap orang lain dan mereka punya prinsip dasar dalam karakter mereka yang mengakibatkan nantinya mereka bisa bertanggungjawab di kemudian harinya," tutur Fiskalia.

Dalam kesempatannya, Fiskalia sempat bertanya kepada salah seorang peserta didik untuk mengetahui perkembangan karakter mereka "Apa yang sudah dipelajari sampai dengan 8 hari ini di sini?" Ucapnya.

"Kedisiplinan, dapat teman-teman baru, jadi bisa bangun pagi-pagi, mencuci piring sendiri, membersihkan tempat tidur, shalat 5 waktu, mengaji tiap hari. Cita-cita atlit badminton, harapan menjadi kebanggaan orang tua," ujar seorang peserta menjawab.

Baca Juga: Tegas! Bupati Purwakarta Tantang Verrel Bramasta Soal Program Pendidikan Berkarakter di Barak Militer

Melalui psikoterapi ini, para peserta didik diajak untuk merilis segala luapan emosinya, baik rasa kesal, marah, maupun sedih yang selama ini mereka pendam.

"Psikoterapi ini kita alirkan emosi-emosi merekanya, dari sedih, marah, kesal. Alhamdulillah, Masya Allah sekali, andai mereka bisa menampilkan wajah-wajah mereka itu sangat berbeda sekali," tambah Fiskalia.

Menurutnya, hingga hari ke-8 kegiatan tersebut berjalan, telah nampak benih-benih perubahan yang positif, terutama dari aspek perubahan sikap dan perilaku peserta didik.

Baca Juga: Om Zein Berangkatkan 28 Siswa Purwakarta ke Rindam III Siliwangi untuk Pendidikan Karakter

"Dari awal pertama kali kita bertemu dengan mereka, dan hari ini alhamdulilah, mudah-mudahan semuanya benar-benar memahami tentang pendidikan karakter ini dan membuat mereka semangat untuk lebih baik lagi," kata Fiskalia.

Dengan rasa bahagia, ia juga mengutarakan harapannya agar para peserta didik setelah mengikuti pelatihan bela negara dan kedisiplinan tersebut mampu menebarkan kebaikan baik dilingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat mereka tinggal.

"Keceriaan mereka juga bisa menebarkan kepada teman-temannya yang lain, sehingga pendidikan karakter ini bisa berbuat perubahan untuk di lingkungan sosialnya begitu," tandas Fiskalia Kartika Dini S.Psi.

Baca Juga: Kadisdik Purwakarta Perkuat Pendidikan Berkarakter Lewat Partisipasi Semesta, Upaya Wujudkan Purwakarta Istimewa

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Purwanto M.Pd mengungkapkan bahwa dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak implementasi pendidikan karakter akan terwujud.

"Masing-masing pihak sesuai kapasitasnya harus berperan dalam membangun ekosistem Pendidikan yang berkarakter," kata Kadisdik Purwakarta.

Baca Juga: Hardiknas 2025: Bupati Om Zein Resmi Larang Siswa Pakai HP di Purwakarta

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.