Jabar

Kak Seto Datangi Barak Militer, Tinjau Langsung Pendidikan Karakter Panca Waluya: Tak Ada Pelanggaran Hak Atas Anak!

| 11 Mei 2025, 22:28 WIB
Kak Seto Datangi Barak Militer, Tinjau Langsung Pendidikan Karakter Panca Waluya: Tak Ada Pelanggaran Hak Atas Anak!

AKURAT JABAR - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi melakukan kunjungan secara langsung dalam rangka meninjau kegiatan Pendidikan Karakter Pancawaluya di Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (10/5/2025).

Dalam kunjungannya tersebut, Kak Seto - sapaan akrab Seto Mulyadi menegaskan bahwa dalam pelaksanaan pendidikan karakter ini, dirinya tidak menemukan pelanggaran hak atas anak, meski digelar di Barak Militer.

"Sering kali ada anggapan keliru. Meskipun ada unsur kedisiplinan ala militer, pendekatannya tetap menggunakan bahasa anak dan menjunjung tinggi hak-hak mereka," ujarnya berdasarkan keterangan pers Dinas Pendidikan Jabar, Sabtu (10/5/2025).

Baca Juga: Meski Tuai Kritikan, Dedi Mulyadi Tambah Program Untuk Pemuda Dewasa Buat Resah Ikut Pendidikan di Barak Militer

Bahkan Kak Seto menilai, anak-anak tersebut tetap mendapatkan haknya, baik hak tumbuh kembangnya, perlindungan, maupun hal untuk mengungkapkan pendapatnya.

"Anak-anak mendapatkan hak untuk tumbuh dan berkembang, perlindungan, kesempatan menyuarakan pendapat, bahkan ada pemeriksaan kesehatan dan psikologi," imbuhnya.

Dalam hal ini, Kak Seto sangat mengapresiasi apa yang telah diinisiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, bahwa program Pemprov Jabar sudah sangat terbuka dalam menerima masukan, termasuk permintaannya untuk melihat langsung kondisi peserta didik.

Baca Juga: Masuk Barak Militer, 274 Siswa SMA/SMK di Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya

"Pak Gubernur sangat terbuka, saya ajukan untuk melihat kondisi anak-anak, beliau mempersilakan, saya mengapresiasi sekali," ungkapnya.

Kak Seto mengatakan, LPAI akan terus memantau jalannya pendidikan karakter ini sampai selesai. Ia bahkan akan kembali hadir untuk menjadi narasumber para siswa sesuai permintaan Gubernur Dedi Mulyadi.

Dalam kesempatan kunjungannya, Kak Seto juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik pelatihan karakter di barak militer tersebut.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Buka Sayembara video perpisahan sekolah Jawa Barat, Hadiah Sampai Ratusan Juta

"Ini adalah salah satu cara mempersiapkan tokoh-tokoh yang nanti akan membawa Indonesia ke arah yang lebih maju lagi, yang akan memimpin Indonesia pada zaman Indonesia emas, jangan sampai menjadi Indonesia cemas atau Indonesia lemas. Dan adik-adik semua adalah calon pemimpin bangsa di bidangnya masing-masing," tuturnya.

"Dan tentu juga harus memiliki karakter profil pelajar Pancasila: akhlak mulia, kebinekaan global, saling menghargai perbedaan, gotong royong, saling bekerjasama, kompak, tidak saling tawuran, tidak ada bullying, kemudian juga mandiri, percaya pada diri sendiri, tapi juga kreatif serta kritis," jelas Kak Seto.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dan berdialog dengan para peserta. Bahkan para peserta mengaku betah dan nyaman sepanjang mengikuti kegiatan di tempat pelatihan tersebut.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Keluarkan SE Terbaru Terkait Sejumlah Kebijakan Kontroversi di Bidang Pendidikan

Selain Kak Seto dan Dedi Mulyadi, turut serta meninjau Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, serta Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Disdik Jabar merangkap Plh dan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Ai Nurhasan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi: Kenakalan Remaja Sebagai Ancaman Sistemik Pelemahan Generasi Bangsa Indonesia

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.