Jabar

KPAI Kunjungi Barak Militer, Lakukan Pengawasan Perlindungan Anak Pada Program Pendidikan Karakter di Purwakarta

| 11 Mei 2025, 16:57 WIB
KPAI Kunjungi Barak Militer, Lakukan Pengawasan Perlindungan Anak Pada Program Pendidikan Karakter di Purwakarta

AKURAT JABAR - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan kunjungan kegiatan penguatan pendidikan karakter bagi para pelajar yang berperilaku khusus di Barak Militer, bertempat di Resimen Armed 1 Kostrad Purwakarta, Rabu (7/5/2025).

Kunjungan KPAI ini diwakili oleh Wakil Ketua KPAI, Dr. Jasra Putra, S.Fil.I., M.Pd didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Purwanto, M.Pd bersama Komandan Resimen Armed 1/Sthira Yudha/1 Kostrad, Kolonel Arm Roni Junaidi, S.Sos.

Kedatangan KPAI ini dimaksudkan untuk melakukan pengawasan dan asesmen terkait perlindungan anak, yang dalam hal ini anak-anak yang tengah melaksanakan pendidikan karakter dan kedisiplinan di Barak Militer.

Baca Juga: Angka Depresi di Jabar Tinggi, Pemprov Jabar Dorong Penempatan Psikolog Klinis di Seluruh Puskesmas

"Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan pengawasan sebagaimana mandat Undang-Undang 35 Tahun 2014 terkait perlindungan anak," kata Jasra.

"Dalam hal ini program Pemerintah Daerah Purwakarta, terkait anak-anak yang memerlukan perlindungan khusus," tuturnya melanjutkan.

Dalam pengawasannya tersebut, Jasra menemukan bahwa anak-anak tersebut berada dalam kriteria perlindungan khusus. Hal itu diketahui, berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan pihaknya.

Baca Juga: Masuk Barak Militer, 274 Siswa SMA/SMK di Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya

"Anak-anak dalam perlindungan khusus ini, jenisnya ada 15 jenis, dan setelah kita identifikasi dari informasi dari OPD, kemudian asesmen yang sedang kita jalankan, ternyata memang anak-anak itu berada dalam kriteria tersebut," ujar Jasra.

Selain itu - kata Jasra, kedatangannya tersebut juga bertujuan untuk mendalami informasi terkait proses pembinaan, keterlibatan OPD, serta follow up hasil pelatihan, terutama penyiapan kondisi lingkungan keluarga.

"Kedatangan kita ke sini adalah untuk mendalami informasi terkait seperti apa pembinaan yang ada di sini. Kemudian seperti apa pelibatan para OPD yang ada di Kabupaten Purwakarta, pasca ini seperti apa," imbuhnya.

Baca Juga: Meski Tuai Kritikan, Dedi Mulyadi Tambah Program Untuk Pemuda Dewasa Buat Resah Ikut Pendidikan di Barak Militer

KPAI melakukan diskusi mendalam terkait kegiatan tersebut bersama Dinas Pendidikan, untuk TNI, Dinas Sosial, psikolog, Guru BK dan unsur lainnya untuk menerima masukan-masukan yang membangun.

Jasra juga menyebut, yang tidak kalah penting dari program ini adalah tindak lanjut pasca pendidikan karakter ini selesai, terutama pada kondisi keluarga anak-anak setelah mereka kembali ke rumah masing-masing.

"Terutama penyiapan keluarga, ada keterlibatan puspaga (Pusat Pendidikan Keluarga), ada nanti psikolog gitu ya, ada dinas sosial," tegasnya.

Baca Juga: Tegas! Bupati Purwakarta Tantang Verrel Bramasta Soal Program Pendidikan Berkarakter di Barak Militer

"Dinas Sosial yang tentu dalam Undang-Undang Perlindungan Anak itu disebutkan, kalau keluarga itu miskin, pemerintah daerah juga harus membantu menyiapkan ekonomi keluarga," jelas Jasra.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto mengungkapkan kebahagiaannya atas kunjungan yang dilakukan oleh KPAI.

"Kita tentu berbahagia, hari ini KPAI berkunjung ke Purwakarta, memvalidasi apa yang kami lakukan secara bersama-sama dengan TNI," ungkapnya.

Baca Juga: Kadisdik Purwakarta Perkuat Pendidikan Berkarakter Lewat Partisipasi Semesta, Upaya Wujudkan Purwakarta Istimewa

"Ini adalah salah satu ikhtiar yang mana TNI terlibat di sini sebagai lembaga negara untuk sama-sama mewujudkan pendidikan berkarakter di Kabupaten Purwakarta," tutur Purwanto.

Ia juga menegaskan, bahwa kegiatan ini adalah ikhtiar bersama dalam mewujudkan pendidikan karakter yang dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.

"Banyak hal yang kami diskusikan dan termasuk bagaimana kita membangun supporting system pasca kegiatan ini," ujar Purwanto.

Baca Juga: Viral Program Barak Militer Jabar Tuai Kontroversi, Dedi Mulyadi: Kritik Itu Biasa, Hasilnya Sudah Terlihat

"Dan ini yang akan kita tindaklanjuti dengan langkah-langkah yang bisa juga dilaksanakan secara kolaboratif lintas sektor," pungkas Kadisdik Purwakarta, Purwanto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.