Jabar

Aplikasi Pusaka Kemenag, Permudah Pemudik Temukan Masjid Terdekat untuk Istirahat

| 29 Maret 2025, 20:00 WIB
Aplikasi Pusaka Kemenag, Permudah Pemudik Temukan Masjid Terdekat untuk Istirahat

AKURAT JABAR - Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan layanan pencarian masjid terdekat sebagai tempat istirahat pemudik selama perjalanan mudik Lebaran 2025.

Layanan tersebut berupa aplikasi pencarian lokasi Posko Masjid Ramah Pemudik sebagai upaya memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang akan beristirahat ketika perjalanan mudik.

Fasilitas ini dapat diakses melalui Aplikasi Pusaka, yang tersedia di Play Store dan App Store.

Baca Juga: Optimalisasi Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Pastikan Berjalan Hingga Puncak Arus Balik

"Pemudik yang ingin beristirahat bisa mencari informasi masjid terdekat melalui Pusaka," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, dilansir dari kemenag.go.id, Sabtu (29/3/2025).

Untuk menemukan masjid terdekat, pengguna cukup membuka aplikasi Pusaka, lalu memilih menu Islam di halaman utama. Selanjutnya, pilih menu Masjid dan gunakan fitur Terdekat, sehingga sistem akan secara otomatis menampilkan lokasi masjid di sekitar pengguna.

Setelah menemukan masjid tujuan, pengguna dapat mengklik Arahkan Lokasi untuk mendapatkan rute menuju masjid tersebut.

Baca Juga: Menag Imbau Masjid di Jalur Mudik Sediakan Fasilitas Istirahat

Sebagai bentuk dukungan bagi pemudik, Kemenag telah menyiapkan 6.291 posko Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di berbagai provinsi.

Masjid-masjid ini disiapkan sebagai tempat istirahat agar perjalanan mudik lebih nyaman dan lancar.

Selain sebagai tempat singgah, Abu Rokhmad berharap Masjid Ramah Pemudik dapat menciptakan suasana yang lebih ramah dan kondusif dengan menyediakan minuman serta takjil sesuai kapasitas masing-masing.

Baca Juga: 1.000 Masjid Posko Mudik Jabar Dirilis Sebagai Bentuk Layanan Berdampak

"Pelayanan tidak perlu mewah, yang terpenting adalah memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pemudik yang singgah," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan jajaran Kemenag di daerah untuk mendata jumlah pemudik yang singgah di setiap masjid secara berkala, baik selama arus mudik maupun arus balik.

Data ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi efektivitas program dan akan dilaporkan kepada Menteri Agama.

Baca Juga: Kemenag Keluarkan Surat Endaran Masjid Buka 24 Jam Selama Mudik Lebaran 2025

Selain itu, Abu Rokhmad juga menekankan pentingnya dokumentasi dan publikasi lokasi masjid yang berpartisipasi dalam program ini agar masyarakat lebih mudah menemukan tempat istirahat yang nyaman.

"DKM juga dapat mempublikasikan testimoni dari pemudik yang merasakan manfaat layanan Masjid Ramah Pemudik di media sosial, sehingga informasi ini menyebar di tengah masyarakat dan bermanfaat bagi pemudik lainnya," pungkasnya.

Baca Juga: BKM Minta Masjid Buka 24 Jam untuk Fasilitasi Pemudik Jelang Lebaran 2025

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.