Jabar

DPRD Jabar Ingatkan Pemda Jaga Resapan Air: Angka Lahan Hijau Masih 40 Persen

| 14 Desember 2025, 11:47 WIB
DPRD Jabar Ingatkan Pemda Jaga Resapan Air: Angka Lahan Hijau Masih 40 Persen

AKURAT JABAR – Anggota Komisi IV Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Yod Mintaraga, mengingatkan keras pemerintah daerah (Pemda) agar serius menjaga lahan konservasi dan resapan air.

Pasalnya, lahan konservasi dan resapan air ini penting dijaga untuk mencegah terjadinya bencana alam di Jawa Barat.

Yod Mintaraga menegaskan bahwa lahan-lahan yang berfungsi sebagai resapan air tidak boleh beralih fungsi menjadi area budidaya.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Disorot Positif: DPRD Dukung Moratorium Izin di Kawasan Bandung Utara

 

"Harus ada lahan-lahan jangan beralih fungsi yang tadinya dari resapan air, daerah konservasi, tidak boleh menjadi daerah-daerah budidaya," kata Yod di Kabupaten Garut, Sabtu (13/12/2025).

Ia menuturkan bahwa isu menjaga kelestarian lingkungan hidup harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Saat ini, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat tengah berupaya keras menjaga lingkungan agar tetap optimal.

Baca Juga: DPRD Jabar Bentuk Pansus: 3 Raperda (Pajak, Air, Budaya) Dibahas Maraton Akhir Tahun

 

Yod menyebutkan bahwa idealnya, lahan hijau di Jawa Barat harus mencapai lebih dari 50 persen. Namun, saat ini angkanya baru menyentuh 40 persen.

"Harusnya daerah hijau itu harus sudah mencapai 50 persen ke atas, ini kan baru sampai 40 persen," tambahnya.

Menurut Yod, melestarikan lingkungan hidup bukan sekadar tugas pemerintah, tetapi harus dilaksanakan oleh semua elemen masyarakat agar lahan tetap hijau dan tidak beralih fungsi.

Baca Juga: Data Mengejutkan: Jawa Barat Kehilangan 1,2 Juta Hektare Kawasan Lindung, Hanya Tersisa 400 Ribu Ha

Terkait regulasi, ia menyebutkan bahwa saat ini Pemprov Jabar sedang melakukan evaluasi agar penerapan peraturan lingkungan dapat berjalan optimal.

Upaya menjaga lingkungan ini juga sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.

Baca Juga: Karst Citatah Hilang dari Peta Kawasan Lindung! SEMMI Jabar: Dugaan Manipulasi Tata Ruang demi Kepentingan Komersil

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.