Jabar

Rompi Press Tak Mampu Selamatkan Saleh Aljafarawi: Jurnalis Muda Asal Palestina Ditembak di Tengah Gencatan Senjata Gaza

| 13 Oktober 2025, 23:42 WIB
Rompi Press Tak Mampu Selamatkan Saleh Aljafarawi: Jurnalis Muda Asal Palestina Ditembak di Tengah Gencatan Senjata Gaza

AKURAT JABAR - Seorang Jurnalis asal Palestina Saleh Aljafarawi, dilaporkan tewas dalam bentrokan bersenjata yang terjadi di lingkungan Sabra, Kota Gaza, pada Minggu (12/10/2025).

Peristiwa ini terjadi hanya hanya berselang beberapa hari setelah Israel dan Hamas berhasil mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Menurut laporan Al Jazeera Arabic yang dihimpun dari berbagai sumber Palestina, Jurnalis Muda tersebut diduga ditembak dan dibunuh oleh milisi bersenjata saat meliput bentrokan antara pasukan keamanan Hamas dan kelompok milisi lokal.

Baca Juga: Israel-Hamas Capai Titik Sepakat: Sandera Dibebaskan, Penarikan Bertahap Militer Israel dari Gaza

Saleh sendiri dikenal luas karena liputan lapangannya serta berbagai video yang menggambarkan kehidupan warga Gaza di tengah situasi konflik tengah terjadi.

Kantor berita Sanad Al Jazeera telah memverifikasi rekaman video yang disebarkan wartawan dan aktivis, menunjukkan tubuh tak bernyawa itu tergeletak di atas sebuah truk dengan rompi press (seharusnya anti peluru) yang masih dipakainya.

Sumber keamanan Gaza menyebutkan bahwa bentrokan tersebut terjadi antara pasukan keamanan Hamas dan milisi bersenjata yang diduga kuat berafiliasi dengan pasukan pendudukan Israel.

Baca Juga: Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir: Peran Strategis Indonesia Akhiri Konflik Gaza

Pasukan keamanan dilaporkan melakukan pengepungan terhadap kelompok tersebut setelah mereka menyerang para pengungsi yang tengah kembali dari wilayah Gaza Selatan. 

Meskipun gencatan senjata tengah berlangsung, otoritas lokal telah berulang kali memperingatkan bahwa situasi keamanan di Gaza masih belum stabil dan membahayakan.

Berdasarkan informasi The New Arab dan TRT, ditemukan tujuh luka tembak di bagian tubuh Saleh. Sebelum ditemukan tewas, Saleh dikabarkan hilang selama beberapa jam hingga jurnalis lainnya mendapati jasadnya tergeletak di lokasi kejadian.

Baca Juga: Lawan Genosida Israel, Ribuan Warga Padati Monas Tuntut Kemerdekaan Palestina Sepenuhnya

Lahir pada November 1997, Saleh Aljafarawi sendiri mulai aktif sebagai jurnalis dan content creator sejak 2019. Ia banyak mempublikasikan dokumentasi serta kondisi kemanusiaan di Gaza melalui akun media sosial, yang membuat dirinya dikenal dunia.

Selain itu, Saleh diketahui sering mendapatkan ancaman dari pihak Israel karena beritanya yang tajam menyoroti berbagai kekerasan serta genosida di Gaza.

Baca Juga: Gencatan Senjata atau Genosida Tertunda? 20 Poin Proposal Trump untuk Gaza Tuai Pro-Kontra

Saleh mengaku, akibat teror yang terus menerus diterimanya dari pihak Israel, membuat dirinya selalu dihantui oleh rasa takut di setiap saat. Bahkan pengalaman pahit yang mengharuskan dirinya mengungsi dari wilayah Gaza utara, tidak akan pernah luput dari ingatannya.

Berdasarkan laporan Committee to Protect Journalists (CPJ), tercatat lebih dari 270 jurnalis dan pekerja media tewas di Gaza sejak Oktober 2023.

Kasus kematian Saleh menambah deretan panjang daftar jurnalis yang menjadi korban akibat konflik Israel-Palestina yang terus menerus berlangsung di Gaza.

Baca Juga: 47 Warga Palestina Dibunuh Pasukan Israel di Gaza, 11 Orang Diantaranya Sedang Menunggu Bantuan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.