Lawan Genosida Israel, Ribuan Warga Padati Monas Tuntut Kemerdekaan Palestina Sepenuhnya

AKURAT JABAR - Aksi Damai Bela Palestina digelar ribuan warga dengan pakaian serba putih dan hitam dan sejumlah atribut berupa simbol dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, yang berlangsung di Kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, pada Minggu (12/10/2025).
Selain atribut bendera Palestina, poster dan spanduk yang dibentangkan, peserta aksi juga kerap meneriakkan yel-yel "Free Palestine" dan penyampaian orasi oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda dari atas mobil komando.
Anggota panitia aksi 'Indonesia Lawan Genosida' Syauki Hafiz mengatakan bahwa aksi tersebut awalnya akan digelar untuk memperingati tiga tahun serangan Israel terhadap warga Gaza.
Baca Juga: Israel-Hamas Capai Titik Sepakat: Sandera Dibebaskan, Penarikan Bertahap Militer Israel dari Gaza
“Kami ingin Indonesia terlibat aktif, memastikan genosida tidak terulang lagi. Jangan sampai pelanggaran gencatan senjata terulang lagi dan tidak terjadi lagi perang di Gaza," tegas Hafiz.
Sementara itu, Agus, yang merupakan peserta aksi asal Bekasi Jawa Barat juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan tetap menggelar aksi sampai kemerdekaan Palestina diraih secara penuh.
"Kami akan tetap menggelar aksi sampai Palestina benar-benar merdeka. Warga Gaza harus benar-benar merdeka," ujar Agus sambil mengibarkan bendera besar palestina.
Baca Juga: Tegas! Indonesia Tolak Visa Atlet Israel untuk Ikut Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta
Terlihat sejumlah aparat kepolisian juga tengah mengawal keberlangsungan aksi demonstrasi yang bertajuk 'Solidaritas Pemuda Indonesia untuk Palestina' tersebut.
Diketahui, sedikitnya ada 1.722 personel gabungan yang diturunkan oleh Polres Metro Jakarta Pusat untuk mengamankan aksi unjuk rasa di kawasan Monas.
"Ribuan personel terdiri dari Polda Metro Jaya hingga personel Polres Metro Jakarta Pusat. Sejauh ini, situasi aksi unjuk rasa berjalan tertib dan kondusif," terang Kapolres Jakpus, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, Minggu (12/10/2025).
Baca Juga: Gencatan Senjata atau Genosida Tertunda? 20 Poin Proposal Trump untuk Gaza Tuai Pro-Kontra
Susatyo menegaskan bahwa seluruh personil yang diturunkan tersebut telah diperintahkan untuk mengawal berjalannya aksi tanda membawa senjata api dan pendekatan yang humanis.
"Menjaga keamanan dengan pendekatan yang digunakan bersifat humanis dan persuasif,” imbuhnya.
Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap para peserta aksi yang menunjukkan sikap kedewasaannya dalam menyuarakan aspirasi.
Baca Juga: Aksi Akbar Bela Palestina: Menlu Sugiono: Indonesia Terdepan Membela Rakyat Kemerdekaan Palestina
Sehingga, tambah Susatyo, seluruh rangkaian kegiatan aksi unjuk rasa ini berjalan dengan tertib, damai serta penuh tanggung jawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk
- 2Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 3Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 4Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 5Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos




