Jabar

Komisi IX DPR RI Apresiasi Langkah Pemprov Jabar, Kawal Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung

| 17 Juni 2025, 23:20 WIB
Komisi IX DPR RI Apresiasi Langkah Pemprov Jabar, Kawal Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung

AKURAT JABAR - Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengapresiasi langkah yang diambil Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam mengawal advokasi hukum sengketa lahan SMAN 1 Bandung (SMANSA).

Adapun langkah yang dilakukan tersebut berupa pembentukan tim khusus guna mengawal perjuangan hukum terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha (PTUN).

Putusan tersebut mengabulkan gugatan atas lahan SMAN 1 Bandung oleh pihak Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) yang mengklaim pihaknya sebagai pewaris Het Christelijk Lyceum.

Baca Juga: Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung, Pemprov Jabar Siapkan Langkah Litigasi Agar Menang Banding di PTTUN

Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan bahwa pembentukan tim tersebut sebagai simbol keberanian dan keberpihakan negara terhadap dunia pendidikan yang sangat krusial kehadirannya.

"Jika negara kalah dalam kasus SMANSA, maka ini akan menjadi preseden buruk,” kata Rieke, dalam acara “87 Menggugat” di kampus SMAN 1 Bandung, Jalan Ir. H. Juanda No. 99, pada Minggu (15/6/2025).

Rieke mendesak Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung untuk segera menyelidiki potensi pelanggaran kode etik dalam penanganan perkara tersebut, dengan cara melakukan pembentukan tim independen.

Baca Juga: SPMB Jabar 2025 Tembus 262 Ribu Pendaftar di Hari Keempat, Sekda Herman: Silahkan Optimalkan Hingga 16 Juni

"Persoalan SMAN 1 Bandung bukan sekadar konflik kepemilikan aset, melainkan telah menjelma menjadi isu nasional yang menyentuh fondasi pendidikan negeri," ujarnya.

Rieke mengaku khawatir jika negara dalam hal konflik kepemilikan aset SMAN 1 Bandung tersebut kalah, akan berdampak pada keberlangsungan pendidikan tersebut.

Ia bahkan menyebut, hal serupa juga berpotensi dialami oleh sekolah negeri lainnya yang akan digusur. Hal ini dapat berpengaruh bagi masa depan anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak di Jawa Barat.

Baca Juga: SPMB Jabar 2025 Error! Kadisdik Gercep Perbaiki Sistem, Sekda Herman: Jangan Takut dan Panik, Manfaatkan Waktu Sebaik mungkin

“Menyelamatkan SMANSA berarti menyelamatkan Jawa Barat, menyelamatkan anak-anak Indonesia,” pungkas Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.

Baca Juga: Rieke Kunjungi Barak Militer Purwakarta, Canangkan Sekolah Anak Istimewa Bagi Anak-anak Bermasalah

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.