Jabar

Revitalisasi Budaya, Menteri Fadli Zon dan Wali Kota Bogor Resmikan Pameran Pusaka di Museum Pajajaran

| 7 Februari 2026, 09:26 WIB
Revitalisasi Budaya, Menteri Fadli Zon dan Wali Kota Bogor Resmikan Pameran Pusaka di Museum Pajajaran

AKURAT JABAR – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, mendampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon, membuka pameran keris dan kujang bertajuk “Riksa Wisesa, Jejak Pajajaran: Kuasa, Pusaka, dan Ajaran Sunda” di Bumi Ageung Batutulis, Kamis (5/2/2026).

Langkah strategis ini bertujuan mengaktivasi Museum Pajajaran Batutulis sebagai pusat edukasi budaya utama bagi generasi muda.

Pameran tersebut memamerkan 60 koleksi pusaka pilihan serta menghadirkan bursa kujang dan keris yang akan berlangsung hingga 9 Februari 2026 mendatang.

Baca Juga: Lindungi Identitas Lokal, Pemprov Tetapkan 66 Karya Jadi Warisan Budaya Tak Benda Jawa Barat

 

Pengembangan Kawasan Batutulis Sebagai Pusat Budaya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi titik awal upaya menjadikan kawasan bersejarah Prasasti Batutulis sebagai pusat kantong budaya.

Selanjutnya, pemerintah berencana mengintegrasikan kawasan tersebut dengan pembangunan ampiteater sebagai ruang terbuka untuk berbagai kegiatan seni.

"Jadi kita akan bantu untuk penataan museum agar lebih besar lagi. Insyaallah artefaknya pelan-pelan kita isi. Saya juga akan menyumbang, seniman dan budayawan juga bisa ikut menyumbang," ujar Fadli Zon saat meninjau lokasi.

Baca Juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon Buka Pameran Pusaka Nusantara 2025 di Museum Sri Baduga Bandung

Fadli menilai Tanah Sunda memiliki kekayaan sejarah yang sangat besar, namun belum sepenuhnya terintegrasi dalam satu ruang edukasi yang utuh.

Oleh karena itu, ke depannya museum ini akan dikembangkan untuk menampung ekspresi budaya lain seperti wayang dan angklung yang merupakan warisan budaya tak benda.

Baca Juga: Resmi Diresmikan KDM, Gedung Pusat Kebudayaan Jawa Barat Kini Tampil dengan Wajah Baru

 

Apresiasi dan Harapan untuk Generasi Muda

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh Kementerian Kebudayaan dalam mengembangkan Museum Pajajaran Batutulis.

Ia menegaskan bahwa kawasan Prasasti Batutulis adalah simbol kemajuan peradaban masyarakat Sunda di masa lalu.

"Kita punya Prasasti Batutulis sebagai pertanda bahwa di sinilah berkembang sebuah pusat kebudayaan masyarakat Sunda yang dikenal maju, tidak hanya di bidang pertanian, tetapi juga di semua bidang," ungkap Dedie.

Baca Juga: Lestarikan Tradisi, 700 Pelajar SMK Meriahkan Gemuruh Budaya Nusantara Bogor

Sebagai langkah lanjut, Dedie menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat akan memperkuat fungsi kawasan Batutulis sebagai ruang belajar sejarah bagi generasi mendatang.

Dengan demikian, anak muda diharapkan dapat lebih mengenal tokoh-tokoh hebat serta karya budaya yang lahir dari tanah Sunda.

Pada akhirnya, pameran ini diharapkan menjadi magnet baru pariwisata berbasis sejarah di Kota Bogor sekaligus memperkokoh identitas budaya lokal di tengah modernisasi.

Baca Juga: Simbol Budaya Sunda: Tugu Pancakarsa Kujang Raksasa 14 Meter Jadi Ikon Baru Bogor

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.