Respons Cepat Aduan Warga, Dinsos Jabar Evakuasi Lansia Terlantar dan Anak ODGJ di Sukasari

AKURAT JABAR – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan lansia terlantar yang hidup bersama anaknya yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Aksi kemanusiaan ini berlangsung di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Jumat (30/1/2026).
Laporan tersebut bermula dari kekhawatiran warga melihat kondisi keduanya yang hidup tanpa pendampingan serta minim akses layanan dasar.
Menanggapi hal itu, Tim Teman Sosial Dinsos Jabar segera melakukan asesmen mendalam mengenai kondisi sosial dan kesehatan sebelum memulai proses evakuasi.
Baca Juga: Gerak Cepat, Dinsos Jabar Pasok Logistik Pengungsi Longsor Cisarua Saat Tim SAR Cari 82 Korban
Proses Evakuasi Humanis dan Rujukan Rehabilitasi
Petugas melaksanakan evakuasi secara persuasif dan humanis dengan merangkul berbagai pemangku kepentingan setempat.
Selanjutnya, lansia tersebut dibawa ke pusat Teman Sosial Jawa Barat untuk mendapatkan pemenuhan kebutuhan dasar dan penanganan awal.
Guna menjamin perawatan berkelanjutan, petugas kemudian merujuk lansia tersebut ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Sosial Lanjut Usia Ciparay.
Sementara itu, sang anak yang mengalami gangguan kejiwaan langsung dirujuk ke rumah sakit jiwa agar mendapatkan penanganan medis yang sesuai dengan kondisinya.
Baca Juga: Pulihkan Trauma, Dinsos Jabar Terapkan Pola Transisi Pengasuhan bagi Anak Korban Kekerasan
Wujud Perlindungan Negara Bagi Warga Rentan
Selain itu, Dinsos Jawa Barat menegaskan bahwa penanganan kasus ini merupakan bagian dari tanggung jawab perlindungan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Langkah cepat ini sangat krusial guna mencegah risiko kesehatan maupun keselamatan yang lebih fatal bagi kedua warga rentan tersebut.
Baca Juga: Pemulangan WBS Jawa Barat: Dinsos Jabar Terima 41 Warga Binaan dari DKI Jakarta
Warga sekitar pun menyampaikan rasa lega dan apresiasi atas tindakan nyata pemerintah. Pasalnya, kondisi kedua warga tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa ada penanganan yang konkret sebelumnya.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen memastikan pendampingan lanjutan hingga kondisi sosial keduanya benar-benar stabil.
Pada akhirnya, aksi ini membuktikan kehadiran negara dalam menjamin perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat di Jawa Barat.
Baca Juga: Cegah Banjir Kabupaten Bandung 2026, Dinsos Jabar Gerakkan Warga Bersihkan Irigasi Cijeruk
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





