Tanggapi Kasus Keracunan Siswa Akibat Konsumsi Makanan Program MBG, Zulhas: Sterilisasi dan Sanitasi Jadi Kunci Perbaikan

AKURAT JABAR - Menyusul adanya berbagai kasus keracunan makanan yang menimpa banyak siswa akibat menkonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah, maka penting dilakukannya perbaikan tata kelola dalam pelaksanaan program tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, dari Kantor Kementerian Kesehatan, di Jakarta, pada Minggu (28/9/2025).
Ia menyebut bahwa salah satu hal yang perlu dilakukan saat ini adalah dengan mewajibkan sterilisasi seluruh alat makan serta perbaikan proses sanitasi, khususnya yang berkaitan dengan kualitas udara dan alur limbah.
Baca Juga: Tragedi Makanan Bergizi Gratis: Ratusan Siswa Keracunan, Gubernur Jabar Siap Evaluasi Program MBG
"Ini semua (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) harus dievaluasi dan diinvestigasi," kata Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas.
Zulhas juga menekankan agar kualitas air dan alur limbah mendapatkan perhatian secara khusus. Ia menilai, perbaikan program MBG tidak hanya menjadi tanggungjawab pusat, akan tetapi juga membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Ia menegaskan bahwa semua pihak, harus secara bersama-sama aktif untuk melakukan perbaikan tersebut.
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Jawa Barat Tertinggi Secara Nasional, JPPI: Ada 2.012 Siswa Jadi Korban
"Semua kementerian, lembaga, pemda, dan pemangku kepentingan program MBG harus ikut aktif dalam proses perbaikan ini," ujarnya.
Sebelumnya Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, juga sempat menanggapi masalah tersebut.
Veronica menilai, bahwa penyediaan makanan bergizi bagi siswa di setiap sekolah harus benar-benar memperhatikan standar kebersihan.
Baca Juga: Pasca Keracunan Siswa Cianjur, Kaum Muda Syarikat Islam Desak Evaluasi Menyeluruh Program MBG
"Memberikan makanan itu bukan hanya soal protein, tetapi juga memastikan tempat makanannya dicuci dengan bersih," ungkapnya.
Sehingga, dalam proses pelaksanaan program mulia tersebut tidak terjadi lagi keracunan pada anak-anak setelah mengkonsumsi menu makanan yang disajikan tersebut.
Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di Cianjur, BGN Siap Evaluasi dan Tingkatkan Pengawasan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





