Jabar

Gubernur KDM Bentuk Forum Rektor dan Fasilitasi Dialog Mahasiswa, Wujudkan Pemerintahan Inklusif di Jawa Barat

| 3 September 2025, 23:16 WIB
Gubernur KDM Bentuk Forum Rektor dan Fasilitasi Dialog Mahasiswa, Wujudkan Pemerintahan Inklusif di Jawa Barat

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM bersepakat untuk membentuk Forum Rektor Jawa Barat sebagai upaya dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Inisiatif pembentukan Forum Rektor Jabar ini muncul di tengah pertemuannya bersama para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta yang bertempat di Gedung Sate Bandung, pada Selasa (2/9/2025).

"Hari ini kita bertemu dengan para rektor yang intinya ingin mendengarkan pokok pikiran, gagasan, dan orientasi akademik untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan," ungkap Gubernur KDM.

Baca Juga: Disdik Jabar Pastikan Semua Sekolah Jalani Pembelajaran Secara Efektif Usai Menghangatnya Aksi Demonstrasi

KDM sendiri menilai dengan hadirnya Forum Rektor Jabar tersebut, ke depan dapat menjadi sebuah wadah para pemikir atau 'think thank' yang akan memberikan sumbangsih pemikiran kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dari sudut pandang hasil kajian ilmiah.

Ia sendiri menyebut beberapa contoh permasalahan seperti sampah dan pengembangan kawasan pendidikan yang berada di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Bandung.

Selain itu, ia juga menyoroti berbagai isu politik serta aksi demonstrasi yang hampir satu pekan lamanya tensi luapan kekecewaan masyarakat masih terbilang tinggi.

Baca Juga: Gubernur KDM Kunjungi Unisba Pasca Insiden Gas Air Mata, Siap Fasilitasi Dialog Mahasiswa dan DPRD Jabar

KDM menilai, sebagai upaya untuk meredam suasana tersebut, pihak Pemprov Jabar bersama dengan kalangan masyarakat termasuk Forum Rektor Jabar akan membuka ruang dialog dengan para mahasiswa.

Forum dialog tersebut digelar bersama mahasiswa yang bertujuan untuk mewadahi aspirasi mereka secara langsung terhadap pemerintah tanpa terkontaminasi oleh pihak luar yang malah menimbulkan bias esensi.

Tampak hadir dalam dialog tersebut Gubernur Jawa Barat bersama jajaran, DPRD Jabar, Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar bersama sejumlah mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus, bertempat di Gedung Sate Bandung pada Rabu (3/9/2025).

Baca Juga: Pesan KH. Miftah Faridl di Tengah Memanasnya Unjuk Rasa: Perbaiki Akhlak dan Kebijakan Ekonomi, Perusakan Bukan Solusi

Dalam pertemuan itu, para mahasiswa dipersilahkan untuk menyampaikan seluruh tuntutannya. Satu persatu para mahasiswa menyampaikan berbagai keresahannya mulai dari kritik keras terhadap tindakan represif aparat saat pengamanan aksi, hingga pengesahan RUU perampasan aset, tunjangan DPR, hingga sejumlah persoalan kedaerahan.

Dalam pertemuan tersebut, KDM hadir dengan memposisikan diri sebagai orang tua yang harus senantiasa mengayomi anaknya serta mendengar segala keluh kesah yang ada.

"Gubernur hadir sebagai orang tua. Namanya anak muda, namanya mahasiswa, semangatnya luar biasa," ujar Kang Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Gelombang Aksi Meningkat, Kepala Daerah Diminta Fokus Ciptakan Stabilitas Sosial

KDM juga menegaskan bahwa ada sejumlah permasalahan besar di Jawa Barat yang harus segera diselesaikan. Hal tersebut menurutnya penting untuk melibatkan perguruan tinggi sebagai dukungan dalam membangun Jawa Barat istimewa.

Baca Juga: Aksi Demonstrasi di DPRD Jabar Bakar Sejumlah Kendaraan dan Rumah Makan, Gubernur KDM Siap Bantu Korban

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.