Terobosan Baru! Lewat PANDAI, Siswa SLTA di Jabar Bisa Rancang Karier Via WhatsApp

AKURAT JABAR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan inovasi teknologi pendidikan berupa platform chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Panduan Anak Didik dengan Artificial Intelligence (PANDAI).
Inovasi berupa aplikasi PANDAI ini sendiri diluncurkan, dengan tujuan mendukung siswa SMA, SMK, dan MA dalam merancang masa depan mereka.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Mas Adi Komar, mengungkapkan bahwa saat ini PANDAI tengah menjalani uji coba terbatas di kawasan Bandung Raya.
Baca Juga: PSU Kabupaten Tasikmalaya 2025: Anggaran dan Logistik Aman, Partisipasi Pemilih Capai 75 Persen
"Kami masih dalam tahap evaluasi dan penyempurnaan sistem sebelum platform ini diimplementasikan secara luas di seluruh sekolah tingkat menengah atas di Jawa Barat," ujar Mas Adi Komar, dilansir situs resmi Pemprov Jabar, Sabtu (19/4/2025).
PANDAI dikembangkan berkat kolaborasi antara Diskominfo Jabar, Dinas Pendidikan Jawa Barat, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Aplikasi ini dibuat dengan menggabungkan keahlian di bidang teknologi digital, data pendidikan, serta pengembangan kecerdasan buatan.
Baca Juga: Pemprov Jabar Gaet Susi Air, Kolaborasi Bangun 10 Bandara di Kawasan Selatan Jawa Barat
Platform ini mampu menganalisis data individual siswa untuk memberikan rekomendasi karier yang relevan, mencocokkan profil siswa dengan berbagai bidang profesi, sekaligus menawarkan prediksi peluang karier di masa mendatang.
Selain itu, PANDAI menyediakan informasi mengenai pilihan program studi di perguruan tinggi, panduan pendaftaran kuliah, hingga informasi beasiswa untuk siswa yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, platform ini juga mampu memetakan sektor usaha yang berpotensi sesuai minat dan bakat siswa.
Minat dan bakat siswa bisa diketahui berdasarkan data tren pertumbuhan industri dan kebutuhan tenaga kerja untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan.
"Seluruh rekomendasi yang diberikan PANDAI berbasis pada data terintegrasi dari Dinas Pendidikan," tutur Mas Adi Komar.
Ia juga berharap, semua siswa SLTA di Jawa Barat dapat segera mengakses layanan ini secara praktis dan personal melalui aplikasi WhatsApp.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1AMP Soroti Respons BK DPRD Purwakarta soal Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan
- 2Pengamat Soroti Empat Persoalan MBG Purwakarta, Dorong Evaluasi Kepemimpinan Korwil
- 3Persib Menang atas FC Seoul, Gol Julio Cesar Bawa Maung Bandung Raih Tiga Poin di ACL Two
- 4PERSIB di ACL Two 2026/27: Ini Jadwal Lengkap 6 Pertandingan Grup E
- 5PERSIB Turunkan Marc Klok sebagai Kapten, Thom Haye Cadangan Lawan FC Seoul
- 6Desa Wisata Bantar Agung Majalengka, Pesona Alam dan Budaya Sunda di Kaki Gunung Ciremai
- 7Pemkab Bekasi Kembangkan Alarm Digital Inflasi, Respons Gangguan Harga Ditargetkan Dua Hari
- 8Trans Wibawamukti Koridor 2 Disiapkan, Hubungkan Stasiun Cikarang dengan Pemda Bekasi
- 9Disdik Jabar Siapkan 100 Fasilitator Pancawaluya untuk Dampingi Perubahan di Sekolah




