Dampak Penutupan Tambang, 6.216 KK di Bogor Terima Bantuan Sosial Pemprov Jabar

AKURAT JABAR – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) mulai menyalurkan Bantuan Sosial Pemprov Jabar Bogor kepada masyarakat yang terdampak penutupan aktivitas tambang.
Sebanyak 6.216 Kepala Keluarga (KK) dari Kecamatan Cigudeg dan Rumpin resmi menerima bantuan tersebut mulai Rabu (21/1/2026).
Penyaluran ini merupakan langkah nyata Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDesa) Jabar untuk menjaga stabilitas ekonomi warga di wilayah Parungpanjang, Rumpin, dan Cigudeg.
Baca Juga: Dampak Penutupan Tambang, Pemprov Jabar Kucurkan Bansos Rp3 Juta per KK bagi Warga Bogor
Kepala DPMDesa Jabar, Ade Afriandi, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalihkan anggaran dari Belanja Tidak Terduga (BTT) menjadi Belanja Langsung (BL).
"Kami menggunakan kode Belanja Masyarakat Terdampak Sosial Akibat Kebijakan. Oleh karena itu, ada pertanggungjawaban administratif dan lapangan yang harus dilengkapi," ujar Ade saat meninjau lokasi penyaluran di Desa Batujajar.
Skema Gotong Royong: Syarat Terima Rp3 Juta
Berdasarkan kebijakan terbaru, Pemprov Jabar menerapkan skema pemberdayaan masyarakat berbasis gotong royong.
Artinya, para penerima bantuan tidak hanya menerima dana secara pasif, tetapi juga didorong untuk berkontribusi pada desa melalui kegiatan produktif.
Penerima manfaat wajib melaksanakan kegiatan bermanfaat seperti pembersihan saluran air, penanaman pohon, hingga perbaikan fasilitas umum desa.
Baca Juga: Tegas! Pemprov Jabar Tindak Sejumlah Tambang Ilegal, Sedikitnya 118 Lokasi Resmi Ditutup
Tentu saja, bukti laporan kegiatan ini menjadi dasar pertanggungjawaban administratif.
"Kami ingin membangkitkan kembali semangat kegotongroyongan. Jadi, uang sebesar Rp3 juta yang masuk ke rekening Bank BJB masing-masing KK dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata bagi desa," tegas Ade.
Baca Juga: Hijaukan Kawasan Puncak Bogor, 50 Ribu Bibit Pohon Ditanam
Rincian Desa Penerima dan Jadwal Penyaluran
Singkatnya, verifikasi dari Tim Gerai Respon Cepat Berdesa (Gereceb) menetapkan rincian penerima sebagai berikut:
-
Kecamatan Cigudeg: Desa Rengasjajar (1.803 KK), Desa Batujajar (1.420 KK), Desa Bangunjaya (525 KK), dan Desa Argapura (72 KK).
-
Kecamatan Rumpin: Desa Cipinang (2.394 KK) dan Desa Sukasari (2 KK).
Jadwal penyaluran berlangsung bertahap mulai hari Rabu hingga Jumat.
Alhasil, distribusi bantuan dapat berjalan tertib dan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan, seperti buruh bongkar muat dan pedagang kecil yang kehilangan penghasilan.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Perintahkan Pembongkaran Hibisc Fantasy di Puncak Bogor
Asa Baru Bagi Warga Terdampak
Sebab, kebijakan penutupan tambang sempat membuat banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Ajin, mantan buruh tambang asal Desa Batujajar, mengaku sangat bersyukur.
Selain itu, Liana yang berprofesi sebagai pedagang, berencana menggunakan uang tersebut untuk modal usaha dan biaya sekolah anak.
Pada akhirnya, Pemprov Jabar masih memproses verifikasi terhadap sekitar sembilan ribu KK lainnya di wilayah tersebut.
Penyaluran tahap selanjutnya direncanakan terlaksana pada akhir Januari atau awal Februari 2026 mendatang.
Baca Juga: Tata Kawasan Puncak Bogor, Gubernur Dedi Tegaskan Perlu Konsep Terpadu Hingga Sentil Jaswita
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1FiberStar Perluas Solusi Digital untuk Industri dan Bisnis di Jawa Barat
- 2MK Hapus Presidential Threshold, DPR Diminta Siapkan Aturan Pencalonan Pilpres 2029
- 3Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri melalui Aplikasi Cek Bansos
- 4Dinkes Jabar Catat 10 Kasus Influenza, Balita dan Dewasa Paling Banyak Terdampak
- 5Cuaca Ekstrem Tak Halangi Panen Raya Semangka di Nagara Kalsel
- 6Waspada Influenza A di Bandung, Farhan Minta Orang Tua Tak Paksa Anak Masuk Sekolah
- 7DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 8Pemprov Jabar Bangun 22 Sekolah Baru dan 317 Ruang Kelas pada 2026
- 9DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 10Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026





