Jabar

Pemprov Jabar Terima Sertifikat Memory of The World atas Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian dari UNESCO Oleh Perpusnas

| 21 Agustus 2025, 22:24 WIB
Pemprov Jabar Terima Sertifikat Memory of The World atas Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian dari UNESCO Oleh Perpusnas

AKURAT JABAR - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat Dra Hj I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka menerima sertifikat register Memory of The World (MoW) dari UNESCO atas naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian.

Adapun prosesi penyerahan sertifikat ini diawali dengan pembacaan Prolog Naskah oleh Kepala Biro Humas Arsip Nasional Republik Indonesia Dr M Sumitro.

Acara tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wakil Gubernur Erwan Setiawan dan Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Wagub Erwan Setiawan Terima Penghargaan Penyelenggaraan Kearsipan Pemda Provinsi Jabar Raih Kategori Sangat Memuaskan

Penyerahan ini berlangsung saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat dalam rangka Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat ke-80, bertempat di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (19/8/2025).

Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian sendiri adalah naskah Sunda Kuno yang ditulis pada tahun 1518 dan merupakan koleksi Perpusnas RI.

Naskah tersebut telah diregistrasi sebagai Memory of the World pada Bulan Maret 2025, dan menjadi naskah Sunda pertama yang tercatat sebagai MoW oleh UNESCO.

Baca Juga: Strategi Baru Pemprov Jabar, KDM Terapkan Sistem Reward and Punishment dalam Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Sanghyang Siksa Kandang Karesian merupakan sejenis ensiklopedi Sunda pada abad ke-16. Di dalamnya sarat akan gambaran kekayaan rohani budaya Sunda, ajaran luhur etika dan moral, mencerminkan keluasan hubungan sosial, politik, serta ekonomi masyarakat Sunda dengan bangsa-bangsa lain.

Program Memory of the World tersebut bertujuan untuk melestarikan warisan dokumenter dunia yang sangat berharga, dan memastikan akses secara universal terhadapnya.

Sedangkan program yang dicanangkan oleh UNESCO, memiliki tujuan untuk mencegah hilangnya koleksi dokumen berharga di seluruh dunia serta sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga warisan dokumenter.

Baca Juga: Jawa Barat Raih Predikat Pertama Nasional dalam Realisasi Belanja Daerah Tahun 2025

Dengan adanya pengakuan dunia terhadap Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian tersebut, menjadi bukti nyata terhadap pentingnya warisan literasi Nusantara sekaligus menjadi kebanggaan bagi Jawa Barat.

 

Untuk itu, kehadiran naskah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk lebih memperkuat upaya pelestarian budaya, literasi, dan sejarah bangsa Indonesia.

Baca Juga: Jawa Barat Sabet Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2025 dari ANRI

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.