Jabar

Terobosan Baru! Lewat PANDAI, Siswa SLTA di Jabar Bisa Rancang Karier Via WhatsApp

| 20 April 2025, 21:33 WIB
Terobosan Baru! Lewat PANDAI, Siswa SLTA di Jabar Bisa Rancang Karier Via WhatsApp

AKURAT JABAR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan inovasi teknologi pendidikan berupa platform chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Panduan Anak Didik dengan Artificial Intelligence (PANDAI).

Inovasi berupa aplikasi PANDAI ini sendiri diluncurkan, dengan tujuan mendukung siswa SMA, SMK, dan MA dalam merancang masa depan mereka.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Mas Adi Komar, mengungkapkan bahwa saat ini PANDAI tengah menjalani uji coba terbatas di kawasan Bandung Raya.

Baca Juga: PSU Kabupaten Tasikmalaya 2025: Anggaran dan Logistik Aman, Partisipasi Pemilih Capai 75 Persen

"Kami masih dalam tahap evaluasi dan penyempurnaan sistem sebelum platform ini diimplementasikan secara luas di seluruh sekolah tingkat menengah atas di Jawa Barat," ujar Mas Adi Komar, dilansir situs resmi Pemprov Jabar, Sabtu (19/4/2025).

PANDAI dikembangkan berkat kolaborasi antara Diskominfo Jabar, Dinas Pendidikan Jawa Barat, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Aplikasi ini dibuat dengan menggabungkan keahlian di bidang teknologi digital, data pendidikan, serta pengembangan kecerdasan buatan.

Baca Juga: Pemprov Jabar Gaet Susi Air, Kolaborasi Bangun 10 Bandara di Kawasan Selatan Jawa Barat

Platform ini mampu menganalisis data individual siswa untuk memberikan rekomendasi karier yang relevan, mencocokkan profil siswa dengan berbagai bidang profesi, sekaligus menawarkan prediksi peluang karier di masa mendatang.

Selain itu, PANDAI menyediakan informasi mengenai pilihan program studi di perguruan tinggi, panduan pendaftaran kuliah, hingga informasi beasiswa untuk siswa yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, platform ini juga mampu memetakan sektor usaha yang berpotensi sesuai minat dan bakat siswa.

Baca Juga: Diduga Alokasi Anggaran untuk Lembur Pakuan, Herman Suryatman: Pergeseran APBD Jabar Transparan dan Pro-Rakyat

Minat dan bakat siswa bisa diketahui berdasarkan data tren pertumbuhan industri dan kebutuhan tenaga kerja untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan.

"Seluruh rekomendasi yang diberikan PANDAI berbasis pada data terintegrasi dari Dinas Pendidikan," tutur Mas Adi Komar.

Ia juga berharap, semua siswa SLTA di Jawa Barat dapat segera mengakses layanan ini secara praktis dan personal melalui aplikasi WhatsApp.

Baca Juga: Pelanggaran Tambang di Subang Disidak Gubernur Dedi Mulyadi: Tindak Tegas Perusak Lingkungan dan Infrastruktur!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.