5 Kesalahan Umum Saat Memilih Sepatu Lari (dan Cara Menghindarinya!)

AKURAT JABAR - Memilih sepatu lari yang tepat adalah langkah penting untuk menjaga kenyamanan dan performa saat berlari. Sayangnya, banyak orang sering melakukan kesalahan saat memilih sepatu lari, yang bisa berakibat pada cedera atau ketidaknyamanan. Berikut adalah 5 kesalahan umum yang sering dilakukan dan cara menghindarinya.
Baca Juga: Mana Sepatu Lari Terbaik di 2025? Ini 10 Model yang Layak Dibeli
1. Tidak Mempertimbangkan Jenis Kaki
Setiap orang memiliki bentuk kaki yang berbeda, seperti kaki normal, kaki datar (flat feet), atau kaki melengkung (high arches). Mengabaikan jenis kaki saat memilih sepatu lari dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan cedera.
Cara Menghindari:
-
Lakukan tes wet test (menginjak permukaan basah untuk melihat jejak kaki) untuk mengetahui jenis kaki Anda.
-
Pilih sepatu dengan dukungan (support) yang sesuai. Misalnya, sepatu dengan stability untuk kaki datar atau sepatu dengan cushioning ekstra untuk kaki melengkung.
Baca Juga: Sepatu Lari yang Paling Banyak Dipakai Atlet: Pilihan Terbaik Tahun Ini!
2. Memilih Sepatu Hanya Berdasarkan Tampilan
Banyak orang tergoda memilih sepatu lari hanya karena desainnya menarik atau mereknya populer. Padahal, sepatu lari yang bagus harus sesuai dengan kebutuhan biomekanik Anda.
Cara Menghindari:
-
Fokus pada fitur sepatu seperti cushioning, durability, dan support.
-
Cobalah sepatu sebelum membeli. Pastikan sepatu terasa nyaman dan pas di kaki.
Baca Juga: Bingung Pilih Sepatu Lari? Ini 10 Model Terbaik yang Harus Kamu Coba!
3. Mengabaikan Ukuran yang Tepat
Memakai sepatu lari yang terlalu kecil atau terlalu besar dapat menyebabkan lecet, kuku kaki hitam, atau bahkan cedera jangka panjang.
Cara Menghindari:
-
Ukur kaki Anda secara berkala, karena ukuran kaki bisa berubah seiring waktu.
-
Beli sepatu di sore atau malam hari, ketika kaki cenderung lebih besar.
-
Pastikan ada jarak sekitar 1 cm antara ujung jari kaki dan ujung sepatu.
Baca Juga: 10 Sepatu Lari Paling Laris di 2025 – Mana yang Paling Worth It?
4. Tidak Mempertimbangkan Jenis Lari
Sepatu lari dirancang untuk jenis lari yang berbeda, seperti lari jarak jauh, lari cepat, atau trail running. Menggunakan sepatu yang tidak sesuai dengan jenis lari Anda dapat mengurangi performa dan meningkatkan risiko cedera.
Cara Menghindari:
-
Tentukan jenis lari yang paling sering Anda lakukan.
-
Pilih sepatu yang dirancang khusus untuk jenis lari tersebut. Misalnya, sepatu trail running untuk medan berbatu atau sepatu racing untuk lari cepat.
- Baca Juga: Review 10 Sepatu Lari Terbaik 2025: Mana yang Cocok untuk Kaki Kamu?
5. Tidak Mengganti Sepatu Tepat Waktu
Sepatu lari memiliki masa pakai yang terbatas. Menggunakan sepatu yang sudah aus dapat mengurangi dukungan dan meningkatkan risiko cedera.
Cara Menghindari:
-
Ganti sepatu lari Anda setiap 500-800 km, tergantung pada intensitas penggunaan.
-
Periksa sol sepatu secara berkala. Jika sol sudah terlihat tipis atau tidak rata, saatnya untuk mengganti sepatu.
- Baca Juga: 10 Sepatu Lari Terbaik 2025 dengan Cushioning Empuk & Teknologi Canggih
Memilih sepatu lari yang tepat adalah investasi penting untuk kenyamanan dan kesehatan Anda. Dengan menghindari 5 kesalahan umum di atas, Anda dapat memilih sepatu lari yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis kaki Anda. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli atau mencoba sepatu sebelum membeli.
Apakah Anda pernah melakukan kesalahan saat memilih sepatu lari? Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar di bawah!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1AMP Soroti Respons BK DPRD Purwakarta soal Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan
- 2Persib Menang atas FC Seoul, Gol Julio Cesar Bawa Maung Bandung Raih Tiga Poin di ACL Two
- 3Pengamat Soroti Empat Persoalan MBG Purwakarta, Dorong Evaluasi Kepemimpinan Korwil
- 4PERSIB di ACL Two 2026/27: Ini Jadwal Lengkap 6 Pertandingan Grup E
- 5PERSIB Turunkan Marc Klok sebagai Kapten, Thom Haye Cadangan Lawan FC Seoul
- 6Desa Wisata Bantar Agung Majalengka, Pesona Alam dan Budaya Sunda di Kaki Gunung Ciremai
- 7Trans Wibawamukti Koridor 2 Disiapkan, Hubungkan Stasiun Cikarang dengan Pemda Bekasi
- 8Pemkab Bekasi Kembangkan Alarm Digital Inflasi, Respons Gangguan Harga Ditargetkan Dua Hari
- 9Persib Hadapi Persijap, Igor Tolic Siapkan Tim di Tengah Jadwal Padat
- 10Trans Wibawamukti Koridor 2 Disiapkan, Hubungkan Stasiun Cikarang dengan Pemda Bekasi








