Jabar

Gencarkan Edukasi, OJK Jawa Barat Gebyar Ramadan Syariah 1447 H untuk Lindungi Warga dari Investasi Ilegal

Didin Wahidin | 27 Februari 2026, 18:54 WIB
Gencarkan Edukasi, OJK Jawa Barat Gebyar Ramadan Syariah 1447 H untuk Lindungi Warga dari Investasi Ilegal
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman saat memberikan keterangan di Kantor OJK Jabar, Kota Bandung, Kamis (26/2/2026).

AKURAT JABAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah untuk menyukseskan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 1447 Hijriah.

Langkah ini diambil guna mendongkrak level literasi dan inklusi keuangan berbasis syariah di tengah masyarakat Jawa Barat.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menegaskan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah.

Oleh karena itu, selain mengedukasi masyarakat, program ini bertujuan melindungi warga dari ancaman praktik keuangan ilegal atau investasi bodong.

"Masyarakat harus memahami prinsip dasar produk syariah. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat bertransaksi dan berinvestasi secara aman sesuai ketentuan agama," ujar Darwisman di Kantor OJK Jabar, Kota Bandung, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga: Izin Usaha Dicabut OJK, Wali Kota Effendi Edo Kawal Ketat Likuidasi Perumda BPR Bank Cirebon

Program Kreatif: KURMA dan KOLAK

Sebab ingin menyasar generasi muda, OJK Jawa Barat Gebyar Ramadan Syariah menghadirkan kompetisi unik bertajuk KURMA (Kompetisi Keuangan Syariah di Bulan Ramadan).

Maka dari itu, milenial dan Gen Z diajak berperan aktif menciptakan konten edukatif yang kreatif melalui berbagai platform media sosial.

Selain itu, tersedia pula program KOLAK (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah).

Baca Juga: Perkuat Literasi Keuangan OJK Jawa Barat, Program Ngantri Kembali Sasar Pelajar dan Mahasiswa

Program ini berbentuk kajian rutin, dialog interaktif, hingga pelatihan khusus yang melibatkan tokoh agama serta kalangan akademisi.

Sehingga, kolaborasi ini diharapkan mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat terbawah.

OJK bersama pelaku industri akan menyisir berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk menggelar kegiatan literasi secara langsung guna memperluas jangkauan edukasi.

Baca Juga: Gandeng OJK, Bupati Lucky Hakim Perkuat Kemandirian Finansial Pekerja Migran Indonesia asal Indramayu

Perkuat Perlindungan Konsumen di Daerah

Lebih lanjut, Darwisman menyebutkan bahwa penguatan perlindungan konsumen menjadi salah satu misi utama dalam agenda Ramadan tahun ini.

Pasalnya, peran aktif pelaku usaha sangat menentukan sejauh mana pesan literasi dapat tersampaikan secara masif dan berkelanjutan.

Hasilnya, pemanfaatan layanan keuangan syariah diharapkan tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga kualitas pemahaman penggunanya.

Baca Juga: Pemprov Jabar dan OJK Sinergi Kembangkan Sapi Perah untuk Dongkrak Ekonomi Daerah, Targetkan Jadi Produsen Susu Terbesar Nasional

Dengan demikian, masyarakat Jawa Barat semakin cerdas dalam mengelola keuangan pribadi maupun bisnis dengan prinsip syariah.

Pada akhirnya, sinergi antara regulator dan PUJK Syariah ini menjadi kunci untuk mewujudkan Jawa Barat sebagai pusat ekonomi syariah nasional.

Oleh sebab itu, OJK terus mendorong inovasi layanan yang aman, transparan, dan sesuai syariat.

Baca Juga: Perkuat Tupoksi di Daerah, Darwisman Jabat Kepala OJK Provinsi Jabar

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.