Jabar

Tragedi Pondasi TPT: Longsor di Desa Cisempur Jatinangor Telan Empat Korban Jiwa

| 5 Januari 2026, 11:48 WIB
Tragedi Pondasi TPT: Longsor di Desa Cisempur Jatinangor Telan Empat Korban Jiwa

AKURAT JABAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang melanda Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Insiden memilukan ini terjadi pada Jumat siang (2/1/2026) saat intensitas hujan mulai meningkat.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika sejumlah pekerja sedang menggali pondasi untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Tiba-tiba, tebing setinggi kurang lebih 6 meter di lokasi tersebut runtuh dan langsung menimbun para pekerja yang berada di bawahnya.

Berdasarkan laporan terkini dari lokasi kejadian, terdapat 6 orang yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Dari total korban terdampak, petugas berhasil menyelamatkan 2 orang, sementara 4 orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses evakuasi yang dramatis.

Baca Juga: Satu Korban Meninggal Ditemukan, BPBD Jabar Gerak Cepat Tangani Longsor di Kabupaten Sukabumi

 

Upaya Evakuasi dan Koordinasi Lintas Sektor

Dalam upaya penanganan darurat, BPBD Provinsi Jawa Barat terus menjalin koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Sumedang serta unsur TNI-Polri.

Tim gabungan langsung melakukan assessment cepat serta mengerahkan personel untuk mencari korban yang tertimbun material tanah.

Pranata Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, membenarkan bahwa tim di lapangan telah bekerja maksimal untuk mengevakuasi seluruh korban.

Meskipun demikian, tantangan di lapangan cukup berat karena kondisi tanah yang masih labil pasca kejadian.

"Petugas kami telah berhasil menyelamatkan dua orang, namun empat rekan mereka ditemukan meninggal dunia setelah proses pencarian intensif," ujar Hadi Rahmat saat memberikan keterangan kepada media.

Baca Juga: BPBD Jabar Lakukan Penanganan Darurat Imbas Banjir Bekasi Belum Surut Hingga Warga Butuh Bantuan Mendesak

 

Kendala Cuaca di Lokasi Kejadian

Selain itu, hingga saat ini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti runtuhnya tebing tersebut.

Namun demikian, faktor cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang jenuh air diduga kuat menjadi pemicu utama bencana ini.

Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, menyebutkan bahwa proses evakuasi sempat terkendala oleh guyuran hujan deras di lokasi kejadian.

Oleh karena itu, petugas tetap mengedepankan aspek keselamatan dalam melakukan penyisiran sisa material longsor.

Baca Juga: Jawa Barat Resmi Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana: 27 Daerah Diminta Siaga Penuh Hingga April 2026

"Kondisi di lapangan saat ini masih hujan deras. Para petugas tetap siaga dan berupaya menyelesaikan proses evakuasi secepat mungkin dengan tetap waspada terhadap potensi longsor susulan," tegas Kompol Rogers.

Sebagai penutup, BPBD mengimbau masyarakat dan pekerja konstruksi untuk lebih waspada saat melakukan aktivitas di area tebing, terutama saat memasuki musim penghujan.

Singkatnya, sinergi antarpetugas diharapkan mampu mempercepat pemulihan di lokasi longsor di Desa Cisempur Jatinangor tersebut.

Baca Juga: Pemprov Jabar Serahkan Bantuan Logistik Sebesar Rp286 Juta Untuk Korban Banjir Cimanggung Kabupaten Sumedang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.