Jabar

Lulusan Tel-U Diharapkan Jadi Motor, Zulkifli Hasan Ketahanan Pangan Jabar Dukung Swasembada Beras dan Protein

| 2 Desember 2025, 16:58 WIB
Lulusan Tel-U Diharapkan Jadi Motor, Zulkifli Hasan Ketahanan Pangan Jabar Dukung Swasembada Beras dan Protein

AKURAT JABAR – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, memberikan inspiring session dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University (Tel-U) Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Kota Bandung.

Di hadapan 4.662 wisudawan, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa reformasi kebijakan pangan telah mendorong Indonesia mencapai swasembada beras.

Zulkifli Hasan mengatakan kebijakan swasembada pangan terbukti positif karena Indonesia sudah tidak lagi mengimpor beras tahun ini.

Produksi beras nasional melonjak dari 30 juta ton menjadi 34,7 juta ton. Peningkatan produksi ini secara langsung memperbaiki harga bagi para petani.

Baca Juga: Menko Pangan: Pengoplos Beras Adalah Penipu Rakyat! Pemerintah Siap Tindak Tegas

 

Target Swasembada Protein 2026

Menko Pangan menyampaikan bahwa program pangan pada tahun 2026 akan difokuskan pada sektor protein. Fokus ini bertujuan mendorong swasembada pangan di sektor lain selain beras.

Pemerintah berencana membangun lebih dari 2.000 desa nelayan, menciptakan 20.000 hektar tambak, serta mendirikan pusat produksi pakan di 20 provinsi.

Langkah-langkah ekstensif ini diharapkan mewujudkan swasembada protein nasional.

Baca Juga: Zulhas dan KDM Luncurkan Pembentukan Kopdes Merah Putih Provinsi Jawa Barat, Dorong Kemandirian Masyarakat Desa

 

SDM Berkualitas Kunci Peradaban dan Pangan

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa negara maju tidak mungkin hanya mengandalkan sumber daya alam (SDA) semata. Hal yang lebih penting adalah membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing global.

Ia mencontohkan negara-negara yang minim SDA namun tetap maju berkat produktivitas tinggi masyarakatnya.

Menko Pangan mengaitkan kualitas SDM dengan program strategis pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat Maret tahun depan.

Baca Juga: Ditunjuk Presiden Jadi Ketua Satgas Kopdes Merah Putih, Zulhas: Siap Kembangkan Ekonomi Desa

 

Menurutnya, kebijakan ini adalah investasi fundamental jangka panjang untuk menciptakan SDM unggul yang akan menjadi tulang punggung sektor pangan dan ekonomi kerakyatan.

Rektor Tel-U, Prof. Dr. Suyanto, berharap para wisudawan tidak hanya menguasai teknologi di tengah disrupsi AI, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai humanis. Dia berharap lulusan Tel-U dapat memberikan dampak besar bagi bangsa dan dunia.

Baca Juga: Panen Raya Agroforestry di Gunung Hejo Purwakarta: Menuju Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.