Ditempa di Barak Marinir, Pulang Jadi Teladan: Ratusan Pelajar Jawa Barat Siap Bangun Masa Depan

AKURAT JABAR — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Karakter Gapura Panca Waluya Angkatan VI yang berlangsung di Mako Marinir Cilandak, Jakarta, pada Jumat (7/11/2025).
Sebanyak 151 pelajar kini telah kembali ke rumahnya masing-masing setelah mengikuti seluruh rangkaian pembinaan karakter oleh Batalyon Infanteri 2 Marinir.
“Sekarang kembali ke sekolah dan bangun masa depan! Kalian harus terus menjadi teladan dan cermin kepemimpinan ke depan,” pesan dia kepada para peserta.
Baca Juga: 270 Peserta Lolos Seleksi Pelatih Pendidikan Karakter Pancawaluya Jawa Barat
Menurut dia, perilaku yang ditunjukkan oleh para remaja tersebut bukan sepenuhnya karena kesalahan yang mereka perbuat, melainkan ada peran serta keluarga.
“Ibu dan Bapak diperintahkan Allah untuk merawat dan membesarkan anak. Semestinya orang tua berlinang air mata ketika dinyatakan tidak sanggup mendidik anak. Ini harus jadi bahan renungan,” ungkap dia.
Lebih lanjut, KDM juga memberikan pesan kepada orang tua siswa agar senantiasa menjaga serta mempertahankan karakter baik anak pasca pembinaan selama mengikuti Pendidikan Karakter Panca Waluya di barak militer.
“Anak-anak ini kita serahkan kembali (kepada orang tuanya) untuk dijaga dan dirawat. Mereka sudah mengalami perubahan teladan, sudah lebih baik. Jangan sampai kembali pada perilaku awal,” tegas dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto dalam kesempatannya mengutarakan, bahwa pihak keluarga, sekolah, serta lingkungan harus saling berperan untuk mendidik siswa.
“Anak-anak telah berubah karena dikondisikan oleh lingkungan positif, ditempa kedisiplinannya. Tinggal bagaimana pembiasaan ini berjalan terus di rumah. Orang tua harus tegas, begitu pula guru-guru dan lingkungan sekitar,” tegas dia.
Di pihak lainnya, Mursalim, salah satu orang tua siswa peserta pendidikan karakter itu mengungkapkan bahwa program Pendidikan Karakter Gapura Panca Waluya sangat berdampak baik terhadap perubahan dan perkembangan karakter anaknya.
“Kami sangat bangga dan bahagia karena ini luar biasa, membuat karakter anak jadi lebih baik, disiplin, lebih menghargai waktu dan lebih toleran kepada temannya,” tuturnya.
Dengan penuh kesadaran, dia juga menyadari dan bertekad kuat untuk menjadi orang tua yang lebih baik lagi sesuai dengan apa yang menjadi amanat Gubernur.
Baca Juga: Berpadukan Psikiatri Modern, Pendidikan Karakter Panca Waluya Tangkal Cognitive Warfare pada Siswa
“Ini juga pelajaran buat kami supaya lebih baik dalam mendidik anak,” imbuh dia.
Salah satu siswa peserta pendidikan karakter, Gibans Pirlo juga mengaku mendapat banyak pelajaran berharga setelah dua pekan ditempa di Kesatrian Mako Marinir Cilandak.
“Senang banget, rasanya campur aduk. Awalnya enggak betah, tapi semakin dijalani merasa ini sangat bagus, soalnya bisa mengubah perilaku saya,” ucap dia.
Baca Juga: Menjadi Generasi Panca Waluya: SMK PPN Lembang Bangun Karakter Siswa Lewat Barak Unggul Pertanian
Siswa asal SMKN 3 Bogor itu memberikan gambaran pasca pelatihan, bahwa dirinya bisa lebih disiplin, menghargai waktu, serta tidak menjadi tidak malas seperti sebelumnya.
“Semoga saya bisa lebih baik dan enggak mengulang kesalahan yang lalu. Karena, yang bisa mengubah diri adalah niat kita sendiri,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





