Jabar

Baznas Siapkan 80 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Palestina via Airdrop pada Momen HUT Kemerdekaan RI ke-80

| 14 Agustus 2025, 13:43 WIB
Baznas Siapkan 80 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Palestina via Airdrop pada Momen HUT Kemerdekaan RI ke-80

AKURAT JABAR - Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia akan menyalurkan sebanyak 80 ton bantuan kemanusiaan berupa bantuan pangan untuk rakyat Palestina melalui jalur udara (airdrop).

Misi kemanusiaan ini direncanakan berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang jatuh pada hari Minggu (17/8/2025).

Selain penyaluran bantuan lewat jalur udara, Baznas juga menyiapkan sebanyak total 800 ton bantuan pangan lainnya yang akan dikirimkan melalui jalur darat dari kawasan Mesir dan Yordania.

Baca Juga: Indonesia Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Udara, Kerahkan 66 Personil Satgas Garuda Merah Putih-II

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Baznas RI KH Noor Achmad, saat melangsungkan konferensi pers bertajuk "Program Penyaluran Bantuan Membasuh Luka Palestina" di Gedung Baznas RI, Jakarta, pada Rabu (13/8/2025).

Kiai Noor mengungkapkan, bahwa bantuan yang akan diberikan tersebut adalah bagian dari komitmen nyata pemerintah dan rakyat Indonesia dalam mendukung masyarakat Palestina yang tengah mengalami penderitaan akibat krisis kemanusiaan akibat genosida yang dilakukan Zionis Israel tanpa henti. 

"Pagi tadi Baznas bekerja sama dengan TNI AU mengirimkan bantuan untuk Palestina, khususnya di Gaza. Insya Allah bantuan akan dikirim melalui mekanisme airdrop dari Yordania dan Mesir," terangnya.

Baca Juga: Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Gereja Keluarga Kudus, Kemlu: Desak Dewan Keamanan PBB Hentikan Serangan ke Gaza

Misi tersebut - lanjut Kiai Noor - dijalankan berdasarkan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Adapun secara teknis, pengiriman bantuan akan dilaksanakan oleh Satgas Garuda Merah Putih menggunakan dua pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara.

Kiai Noor menambahkan, bahwa pesawat pertama diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Pangkalan Udara King Abdullah II di Amman, Yordania, untuk menjangkau wilayah Palestina dari sisi timur.

Sedangkan untuk pesawat kedua, penerbangan diarahkan menuju Bandara El-Arish yang terletak di Mesir untuk mendekati wilayah Gaza melalui jalur barat.

Baca Juga: Aksi Akbar Bela Palestina: Menlu Sugiono: Indonesia Terdepan Membela Rakyat Kemerdekaan Palestina

Setibanya di Mesir dan Yordania, bantuan akan dikemas ulang untuk dilengkapi dengan sabuk pengikat dan payung parasut, sebelum diterjunkan ke sejumlah wilayah Palestina.

"Terkait keamanan mekanisme airdrop, TNI telah melakukan uji coba sebelumnya,” jelas Kiai Noor.

Setiap paket bantuan tersebut akan dijatuhkan menggunakan parasut dengan bobot paket mencapai 100 hingga 200 kuintal, sehingga akan turun secara perlahan.

Baca Juga: Kemlu Desak Dewan Keamanan PBB Hentikan Agresi Israel dan Buka Akses Bantuan untuk Warga Palestina serta Ingatkan Solusi Dua Negara

Dengan demikian, bantuan akan mendarat dengan aman terhadap warga Palestina yang tengah berada dilokasi. Sementara untuk durasi pelaksanaan airdrop tersebut akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.

Kiai Noor menegaskan, bahwa Pemerintah Indonesia memiliki melakukan pengiriman bantuan lewat airdrop karena jalur darat sulit ditembus akibat blokade yang diberlakukan Israel.

“Jalur darat sulit dijangkau, sementara kondisi di sana sudah sangat parah dan kasus kelaparan meningkat tajam,” imbuhnya.

Baca Juga: Seruan New York: Prancis Bersama 14 Negara Serukan Pengakuan Palestina di Markas Besar PBB

Baznas juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia untuk memastikan perizinan, keamanan jalur, hingga penentuan titik pendaratan yang aman, agar bantuan benar-benar diterima secara utuh oleh warga Palestina tanpa kendala.

“Kami berharap bantuan yang dikirim melalui jalur udara pada 17–20 Agustus 2025 ini berjalan lancar. Ini menjadi momen kebersamaan Indonesia dengan rakyat Palestina di hari kemerdekaan,” pungkas Kiai Noor.

Baca Juga: 47 Warga Palestina Dibunuh Pasukan Israel di Gaza, 11 Orang Diantaranya Sedang Menunggu Bantuan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.