Usai Penertiban, Bupati Om Zein Tata Bangunan Liar di Kawasan Tol Cikampek-Cikopo Purwakarta

AKURAT JABAR - Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta mulai melakukan penataan kembali bangunan liar di kawasan Gerbang Tol Cikampek - Cikopo pasca penertiban.
Penataan bangunan di kawasan tersebut dilakukan Pemda Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta Satpol PP.
Sebelumnya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein menginstruksikan Satpol PP untuk menertibkan sejumlah bangunan liar serta merelokasi para pedagang di kawasan tersebut, pada Selasa (13/5) lalu.
Dalam keterangannya, Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Purwakarta Teguh Juarsa menerangkan bahwa pembangunan untuk relokasi belum selesai diperbaiki.
"Sampai hari ini pembangunan, perbaikan baru sekitar 30-40 persen karena proses pengerjaan belum maksimal karena faktor cuaca," ujarnya, Jumat (23/5/2025).
Sampai saat ini, Teguh mengaku bahwa petugas di lapangan masih fokus melakukan pembangunan gedung serta perbaikan tempat, untuk nantinya dijadikan tempat relokasi bagi para pedagang.
Baca Juga: Peringati Hari Kearsipan dan Perpustakaan, Pemda Purwakarta Lakukan Pemusnahan Arsip Dari 4 Dinas
Adapun jumlah pedagang yang akan direlokasi tersebut tercatat sebanyak 40 orang. Mereka tengah menunggu pembangunan dan perbaikan selesai sebelum nantinya dijadikan tempat berdagang baru.
Ia juga menyebut, para pedagang tersebut untuk saat ini masih diperbolehkan berdagang di tempat asal, sebelum bangunan baru telah benar-benar siap untuk ditempati.
"Saat ini mereka masih diperbolehkan berjualan, kita akan relokasi setelah bangunan siap digunakan karena perintah Bupati Om Zein seperti itu," kata Teguh.
"Warung pedagang jangan dulu di bongkar kalo tempat baru untuk mereka berjualan belum siap," tuturnya.
Ia juga menambahkan, bahwa relokasi dapat segera dilakukan dalam waktu perkiraan dua pekan mendatang, itupun kalau tidak terjadi hambatan dalam perjalanan pembangunan tersebut.
"Perkiraan dua mingguan lagi bisa relokasi pedagang apabila tidak ada hambatan. Karena hambatan dari pembangunan tempat relokasi ini adalah hujan yang hampir setiap hari terjadi," jelas Teguh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk
- 2Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 3Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 4Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 5Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos




