Rieke Kunjungi Barak Militer Purwakarta, Canangkan Sekolah Anak Istimewa Bagi Anak-anak Bermasalah

AKURAT JABAR - Anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, Karawang dan Bekasi tengah menyiapkan rintisan sekolah untuk anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus.
Sekolah tersebut berupa pendidikan inovatif bertajuk 'Sekolah Anak Istimewa' bagi anak-anak yang memiliki permasalahan keluarga dan soal, termasuk bagi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).
Pendidikan tersebut, merupakan tindakan lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat. Sekolah tersebut selaras pendidikan kedisiplinan di barak militer yang tengah gaungkan di Jawa Barat.
Hal ini disampaikan Rieke saat kunjungan kerjanya ke Purwakarta, sekaligus berkesempatan meninjau aktivitas pendidikan karakter dan kedisiplinan di Barak Militer Resimen I Sthira Yudha, Purwakarta, Kamis (15/5/2025).
Rieke juga berencana akan memberikan pendidikan Kedisiplinan melalui kerjasama dengan pihak TNI. Hal itu dinilai, karena anak-anak memiliki energi luar biasa, sehingga perlunya diarahkan agar memiliki spirit nasionalisme dan bela negara.
"Sekolah Anak Istimewa dirancang dengan pendekatan holistik. Metode pengajaran menggabungkan kurikulum pendidikan kejuruan berbasis kerjasama dengan industri, pendidikan kedisiplinan dengan pihak TNI, dan pendampingan psikologis oleh psikolog anak, serta spiritual yang inklusif," ujarnya dalam postingan Instagram pribadinya.
Baca Juga: Om Zein Berangkatkan 28 Siswa Purwakarta ke Rindam III Siliwangi untuk Pendidikan Karakter
Sekolah Anak Istimewa - lanjut Rieke, dirancang juga untuk melahirkan tenaga terampil siap kerjayang dipersiapkan untuk memenuhi untuk standar kompetensi industri.
Di sisi lain, model pendidikan tersebut, juga dirancang untuk pembentukan mental, karakter, serta kepribadian anak agar semakin tangguh.
"Bekas, Karawang, Purwakarta adalah rumah bagi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Dengan menggandeng sektor industri, kami memastikan bahwa anak-anak ini tidak hanya diselamatkan dari masa lalunya, tetapi juga dipersiapkan masa depannya," jelas Rieke.
Baca Juga: Hardiknas 2025: Bupati Om Zein Resmi Larang Siswa Pakai HP di Purwakarta
Untuk itu, ia meyakini bahwa pendidikan yang tepat, merupakan kunci dalam menekan angka pengangguran, serta dapat menciptakan SDM yang lebih unggul dan produktif.
"Saat ini, kami sedang mematangkan konsep 'Sekolah Anak Jabar Istimewa'. Mohon dukungan semua stakeholder, terutama pemerintah pusat," ucap Rieke.
Ia juga berharap, Bekasi, Karawang dan Purwakarta menjadi contoh sekolah rakyat, sebuah sekolah yang yang sungguh-sungguh mempersiapkan masa depan anak-anak Indonesia.
"Karena kami yakin, bonus demografi harus dipersiapkan dengan matang. Jika tidak, bonus demografi hanya akan berbuah bencana demografi," pungkas Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1FiberStar Perluas Solusi Digital untuk Industri dan Bisnis di Jawa Barat
- 2MK Hapus Presidential Threshold, DPR Diminta Siapkan Aturan Pencalonan Pilpres 2029
- 3Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri melalui Aplikasi Cek Bansos
- 4Dinkes Jabar Catat 10 Kasus Influenza, Balita dan Dewasa Paling Banyak Terdampak
- 5Cuaca Ekstrem Tak Halangi Panen Raya Semangka di Nagara Kalsel
- 6Waspada Influenza A di Bandung, Farhan Minta Orang Tua Tak Paksa Anak Masuk Sekolah
- 7DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 8Pemprov Jabar Bangun 22 Sekolah Baru dan 317 Ruang Kelas pada 2026
- 9DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 10Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026





