Jabar

Festival Dulag Purwakarta, Perayaan Malam Takbiran Meriah dengan Semarak Budaya dan Keagamaan

| 31 Maret 2025, 07:15 WIB
Festival Dulag Purwakarta, Perayaan Malam Takbiran Meriah dengan Semarak Budaya dan Keagamaan

AKURAT JABAR - Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin resmi membuka Festival Dulag, sebuah perayaan malam takbiran yang meriah dan merupakan warisan budaya tak ternilai bagi masyarakat Purwakarta, Minggu (30/3/2025).

Bertempat di Alun-Alun Kiansantang, Pasanggrahan Padjajaran, acara ini diikuti oleh 17 kecamatan dan seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Purwakarta dengan menampilkan semarak budaya dan semangat keagamaan yang begitu kental.

Dulag, dengan tradisi uniknya yang telah diwariskan turun-temurun, merupakan ekspresi syukur dan kegembiraan yang autentik, di mana lantunan takbir dan irama musik tradisional berpadu menciptakan harmoni yang memikat, menyambut datangnya Idul Fitri dengan penuh sukacita.

Baca Juga: Festival Dulag 2025 di Purwakarta: Meriahkan Malam Takbiran dengan Tradisi Budaya Islami

Peserta dari berbagai kecamatan tampil dengan kostum unik dan iringan musik tradisional Jawa Barat, seperti angklung dan gendang, menciptakan harmoni yang memukau.

Lantunan takbir yang menggema di seluruh alun-alun semakin menambah semarak suasana malam takbiran, menciptakan atmosfer kebersamaan yang begitu terasa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin menyampaikan bahwa Festival Dulag merupakan wujud sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.  

Baca Juga: Operasi Pasar Murah, Pemkab Purwakarta Gelar Bazar Ramadhan di 5 Titik Lokasi

Ia juga menekankan bahwa momen Ramadan dan malam takbiran merupakan saat yang penuh berkah, dan berharap perayaan ini dapat membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Purwakarta serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Lebih dari sekadar perlombaan, Festival Dulag juga bertujuan untuk melestarikan budaya dan tradisi Islam di Purwakarta. 

Inovasi tahun ini berupa perlombaan menggaungkan Asmaul Husna menambah nilai religius acara tersebut, diharapkan dapat meningkatkan keberkahan bagi peserta dan masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Purwakarta dan Gurye Korsel Jalin Kerjasama Sister City di Bidang Pertanian dan Pariwisata

Penilaian festival didasarkan pada beberapa kriteria utama, meliputi kualitas vokal takbir, irama dulag, harmonisasi alat musik, dan kreativitas penampilan budaya.

Wakil Bupati berharap Festival Dulag dapat terus berlanjut dan berkembang setiap tahunnya, menjadi ajang yang mempererat silaturahmi dan memperkokoh nilai-nilai keagamaan serta kebudayaan di Purwakarta.

"Festival Dulag bertujuan untuk meningkatkan kegairahan dalam mengingat asma Allah, serta merayakan malam takbiran bersama-sama di satu titik, tanpa membeda-bedakan kalangan masyarakat," ungkap Abang Ijo Hapidin.

Baca Juga: Realisasi Belanja Daerah Capai 92,57 Persen, Pemda Purwakarta sampaikan LKPJ Tahun 2024 di Paripurna

Adapun pemenang Festival Dulag 2025 Kabupaten Purwakarta:

Kategori Perangkat Daerah

 - Juara 1: Damkar

 - Juara 2: Disdik

 - Juara 3: Bapenda

Kategori Kecamatan:

 - Juara 1: Kecamatan Purwakarta

 - Juara 2: Kecamatan Cibatu

 - Juara 3: Kecamatan Wanayasa

Festival Dulag 2025 Kabupaten Purwakarta, telah sukses menjadi perayaan malam takbiran yang meriah dan bermakna bagi masyarakat Purwakarta, menggabungkan unsur budaya, keagamaan, dan kebersamaan dalam satu perhelatan yang indah.

Baca Juga: Kolaborasi Baznas dan Disdik Purwakarta, Gelar Seleksi dan Evaluasi Beasantri 2025

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.