Jabar

Pemkab Purwakarta Tegaskan Pengawasan Ketat pada Proyek Pembangunan Daerah

| 17 Oktober 2025, 07:56 WIB
Pemkab Purwakarta Tegaskan Pengawasan Ketat pada Proyek Pembangunan Daerah

AKURAT JAWA BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, terus mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan infrastruktur daerah.

Beragam proyek tengah digarap, mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan, irigasi, drainase, hingga rehabilitasi kantor pemerintahan.

Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan standar dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, memanggil seluruh pengawas program pembangunan di lingkungan Pemkab Purwakarta.

“Om Zein panggil dan kumpulkan semua pengawas proyek pembangunan di Kabupaten Purwakarta, agar pelaksanaan di lapangan benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan,” tegasnya.

Baca Juga: KDM dan Om Zein Hadiri Jubileum 50 Tahun HKBP Purwakarta: Bukti Iman dan Budaya Bisa Berjalan Seiring

Bupati juga memberikan peringatan tegas kepada para kontraktor atau pelaksana proyek agar bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, Pemkab Purwakarta tidak akan mencairkan anggaran untuk proyek yang hasilnya tidak sesuai dengan ketentuan.

“Jika ditemukan pembangunan yang tidak sesuai, Om Zein tidak segan memerintahkan untuk membongkar kembali. Anggaran juga tidak akan dicairkan sebelum dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat,” ujarnya menegaskan.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa seluruh anggaran pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah bersumber dari pajak masyarakat. Karena itu, para pelaksana proyek diminta untuk tidak bekerja asal-asalan.

Baca Juga: Dana Transfer Daerah Berkurang, KDM Pilih Pangkas Biaya Dinas Ketimbang Hentikan Pembangunan Infrastruktur

“Dana pembangunan ini dikumpulkan dari pajak dan retribusi masyarakat, sedikit demi sedikit. Jadi jangan sampai digunakan untuk pekerjaan yang hasilnya asal jadi. Om Zein tidak ingin pembangunan dilakukan berulang kali di lokasi yang sama karena kualitasnya buruk,” tutupnya.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.