Jabar

Perkuat Literasi Keuangan OJK Jawa Barat, Program Ngantri Kembali Sasar Pelajar dan Mahasiswa

| 4 Februari 2026, 20:32 WIB
Perkuat Literasi Keuangan OJK Jawa Barat, Program Ngantri Kembali Sasar Pelajar dan Mahasiswa

AKURAT JABAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat terus melakukan langkah nyata dalam memperkuat literasi keuangan OJK Jawa Barat bagi masyarakat secara luas.

Upaya perlindungan konsumen ini diwujudkan melalui pembukaan kembali Program Ngantri (Kunjungan Industri) yang menyasar pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Sepanjang Januari 2026, OJK Jawa Barat telah sukses menyelenggarakan tiga sesi Program Ngantri tersebut.

Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari SMK Taman Karya Madya Ekonomi Kota Cirebon, SMK Avicena Rajeg Kabupaten Tangerang, serta Universitas Pancasakti Tegal.

Baca Juga: Pemprov Jabar dan OJK Sinergi Kembangkan Sapi Perah untuk Dongkrak Ekonomi Daerah, Targetkan Jadi Produsen Susu Terbesar Nasional

 

Edukasi Terstruktur untuk Cegah Investasi Ilegal

Dalam setiap sesinya, para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai lembaga jasa keuangan beserta ragam produk dan layanannya.

Materi edukasi juga mencakup pengenalan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), prinsip perencanaan keuangan, hingga kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan berisiko.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menegaskan bahwa Program Ngantri berfungsi sebagai ruang pembelajaran publik yang inklusif.

Baca Juga: OJK Gelar Puncak Hari Indonesia Menabung 2025, Jawa Barat Borong Penghargaan di KEJAR & Financial Literacy Award 2025

Ia berharap masyarakat mampu mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Program Ngantri kami rancang sebagai ruang pembelajaran publik agar masyarakat tidak hanya mengenal OJK, tetapi juga memahami cara mengelola keuangan secara bijak dan aman," ujar Darwisman, Senin (2/2/2026).

"Literasi keuangan yang kuat menjadi fondasi penting dalam melindungi masyarakat dari risiko investasi dan pinjaman ilegal,” sambung dia.

Baca Juga: Perkuat Tupoksi di Daerah, Darwisman Jabat Kepala OJK Provinsi Jabar

Akses Terbuka untuk Komunitas dan Satuan Pendidikan

Selain itu, OJK Jawa Barat memberikan kesempatan luas bagi satuan pendidikan, komunitas, maupun kelompok masyarakat untuk mengajukan kunjungan resmi.

Program ini bertujuan mengubah perilaku keuangan peserta agar lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial.

Sementara itu, seluruh permohonan kunjungan akan diproses sesuai dengan ketentuan dan kapasitas penyelenggaraan yang tersedia.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta OJK Berantas Bank Gelap dan Pinjol Ilegal

OJK berkomitmen menjadikan program ini sebagai pilar utama dalam meningkatkan inklusi keuangan nasional secara berkelanjutan.

Untuk itu, penguatan literasi keuangan OJK Jawa Barat melalui Program Ngantri diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus memberikan perlindungan maksimal dari jeratan layanan keuangan ilegal.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta OJK Berantas Bank Gelap dan Pinjol Ilegal

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.