Jabar

OJK Gelar Puncak Hari Indonesia Menabung 2025, Jawa Barat Borong Penghargaan di KEJAR & Financial Literacy Award 2025

| 25 Agustus 2025, 16:52 WIB
OJK Gelar Puncak Hari Indonesia Menabung 2025, Jawa Barat Borong Penghargaan di KEJAR & Financial Literacy Award 2025

AKURAT JABAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) sekaligus Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2025 bertempat di Gedung Dhanapala Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat (22/8/2025).

Acara ini mengusung tema CEMERLANG: Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Gemilang, menjadi momentum penting dalam upaya mengajak masyarakat agar mampu menumbuhkan budaya menabung sejak dini serta meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Sejumlah tokoh penting juga turut hadir dalam acara tersebut, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi yang dalam hal ini juga menjadi pembicara pada sesi Leader’s Insight.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta OJK Berantas Bank Gelap dan Pinjol Ilegal

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala OJK di tingkat Daerah, Kepala Daerah penerima penghargaan, serta pimpinan dan asosiasi industri jasa keuangan.

Rangkaian kegiatan tersebut juga semakin istimewa karena OJK juga turut mempersembahkan acara KEJAR Award dan Financial Literacy Award, sebagai bentuk penghargaan yang diberikan kepada para pemangku kepentingan.

KEJAR Award itu sendiri diberikan kepada para pelaku industri perbankan, satuan pendidikan, serta pemerintah daerah yang secara aktif senantiasa mendukung implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Baca Juga: Perkuat Tupoksi di Daerah, Darwisman Jabat Kepala OJK Provinsi Jabar

Sementara, untuk Financial Literacy Award diberikan kepada Pemerintah Daerah, para Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), duta literasi keuangan, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya yang secara aktif telah berkontribusi dalam upaya meningkatkan literasi keuangan.

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung berhasil meraih penghargaan di tingkat provinsi dan kota kategori Pemerintah Daerah dengan Program Literasi Keuangan Terbaik.

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata terjalinnya kolaborasi secara efektif antara OJK Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah, serta industri jasa keuangan dalam mendorong peningkatan literasi keuangan di masyarakat.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Apresiasi Kredit dengan Syarat Ringan Bank BJB, Capai Ratusan Miliar!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM turut hadir dan menerima secara langsung penganugerahan tersebut. Dalam kesempatannya tersebut ia menekankan akan pentingnya budaya menabung sejak dini.

“Tradisi membangun investasi dapat dipahami melalui tradisi menabung. Tradisi ini harus ditanamkan sejak anak masih kecil," ujarnya.

"Dalam budaya Sunda, anak sejak lahir diberikan kanjut kundang sebagai simbol menyimpan sesuatu untuk masa depan. Kini, tradisi ini diintegrasikan melalui perbankan sehingga anak-anak di Jawa Barat dari TK hingga SMA diarahkan untuk menabung melalui bank,” tutur KDM.

Baca Juga: Yusuf Saadudin Terpilih Sebagai Dirut Bank BJB, Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Profesionalisme

Pada ajang KEJAR Award 2025, Bank BJB juga terpilih sebagai pemenang dengan kategori Bank Teraktif dalam Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS).

Bank BJB pun masuk ke dalam nominasi dengan kategori Implementasi KEJAR Terbaik, sekaligus menjadi finalis kategori Satuan Pendidikan Implementasi KEJAR Terbaik bersama SMA Negeri 2 Kota Bandung. 

Pencapaian tersebut menjadi simbol atas kontribusinya yang aktif di industri jasa keuangan serta lembaga pendidikan Jawa Barat dalam rangka meningkatkan kepemilikan rekening tabungan untuk pelajar.

Baca Juga: Dirut Bank BJB Mengundurkan Diri, Gubernur Dedi Mulyadi Soroti Hal Ini

Dalam kesempatannya, Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman menegaskan bahwa OJK terus berkomitmen dalam upaya memperluas literasi keuangan.

“OJK Provinsi Jawa Barat akan terus konsisten membangun masyarakat yang cerdas finansial, inklusif dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan," tegasnya.

"Ke depan, OJK akan memperkuat sinergi dan inovasi agar manfaat program literasi keuangan dirasakan seluruh lapisan masyarakat di Jawa Barat,” pungkas Darwisman.

Baca Juga: Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Jabar, KDM Dorong Evaluasi Anggaran Pemda Agar Lebih Cermat

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.