Jabar Diguncang Gempa dan Cuaca Ekstrem: Puluhan Rumah Rusak di Sukabumi dan Bandung

AKURAT JABAR - Gempa bumi bermagnitudo 3.8 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (21/9/2029) dini hari pukul 01.59 WIB, berdampak pada kerusakan sejumlah rumah warga.
Gempa yang terjadi tersebut berpusat di darat, 26 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi dengan titik kedalaman 8 km. Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah seperti Pelabuhan Ratu, Pamijahan, Cibadak, Kabandungan, serta Leuwiliang.
Di wilayah Leuwiliang, Pemijahan dan Kabandungan, getaran gempa terasa dengan Skala Intensitas III MMI - cukup kuat untuk dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung ikut bergoyang.
Baca Juga: Gempa Bumi Bermagnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Catat Kerusakan Rumah dan Fasilitas Umum di Karawang
Tim BPBD Kabupaten Sukabumi sendiri telah melaksanakan kaji cepat di kawasan terdampak. Data sementara menunjukkan ada lima kepala keluarga (sekitar 20 jiwa) terdampak akibat kerusakan rumah.
Adapun dari hasil pendataan, Kerugian materil sementara satu unit rumah mengalami kerusakan sedang dan empat unit rumah lainnya kategori rusak ringan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, hingga Minggu (21/9) pukul 06.30 WIB - di hari yang sama - telah terjadi gempa susulan sebanyak 30 kali.
Baca Juga: Dugaan Pemalsuan Dokumen Dana Stimulan Gempa : Disperkim membantah terlibat langsung
BNPB juga sempat mengimbau agar seluruh masyarakat terdampak gempa, khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi untuk tetap tenang namun tetap waspada, serta diimbau agar warga menyiapkan tas siaga bencana untuk kesiapsiagaan.
Kabupaten Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem
Selain gempa, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melaporkan, bahwa Kabupaten Bandung juga dilanda cuaca ekstrem berupa angin kencang, pada pada Jumat (19/9/2025).
Adapun lokasi terdampak akibat terjangan angin tersebut berada di dua desa, yakni Desa Kampung Ciputih dan Desa Karamat Mulya di Kecamatan Soreang.
Baca Juga: Indonesia Serahkan Bantuan Kemanusian Kepada Korban Gempa Myanmar
Tercatat ada sebanyak 26 KK terdampak akibat bencana ini. BPBD Provinsi Jawa Barat mencatat kerugian materil yang timbul dari kerusakan yang ada antara lain 26 unit rumah rusak ringan serta satu unit gudang terdampak.
Tim gabungan bersama warga setempat secara bergotong royong melakukan pembersihan di sekitar lokasi, serta bahu-membahu memperbaiki kerusakan rumah warga terdampak.
Baca Juga: Satu Korban Meninggal Ditemukan, BPBD Jabar Gerak Cepat Tangani Longsor di Kabupaten Sukabumi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 3HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 513.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 8Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 9Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 10Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang




